16 Bandit Di Sikat Polres Pesawaran

PESAWARAN (PeNa)-Dua pekan 16 bandit dijaring polisi dalam operasi penyakit masyarakat (Sikat)  Krakatau 2017. Semua adalah pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas). 
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres)  Pesawaran, AKBP Sarhan mengungkapkan bahwa kegiatan Sikat Krakatau 2017 digelar sejak 23 januari sampai dengan 5 Februari tersebut telah mengamankan banyak pelaku kejahatan yang terjadi diwilayah hukumnya. “Untuk operasi sikat krakatau 2017 ini telah selesai dilakukan dengan mengamankan enam belas tersangka berikut barang buktinya,” kata dia di Mapolres Pesawaran, Rabu (8/2).
Menurutnya, selain mengamankan para pelaku, pihaknya juga terus mengembangkan kasus dengan menyelidiki setiap kejadian perkara. “Sementara ini, selain telah mengamankan para pelaku, penyidik juga terus mengembangkan kasus pada setiap kejadiannya, ” ungkapnya. 
Dari para pelaku, ujarnya, petugas mengamankan lima kendaraan bermotor roda dua, kunci leter T, satu buah senjata api rakitan jenis revolver dan beberapa uang yang diduga hasil kejahatan. “Untuk para tersangka diancam dengan kurungan penjara diatas lima tahun, selain itu petugas juga mengamankan satu kunci leter T, lima kendaraan bermotor, senjata api rakitan jenis revolver dan beberapa uang yang diduga hasil kejahatan, ” ucapnya. 
Disebutkan, keenam belas tersangka tersebut adalah QA (17), FH (20), BKP ((17), ED (29) semua warga Penengahan Gedong Tataan. Lalu tersangka berinisial RAK (19) warga Banjar Negeri Way Lima, ED (29) warga Bulok, Tanggamus,  Jn (45) warga Pekondoh Way Lima, Mzf (35) warga Bulok, Tanggamus,  Wyd (29) warga Penengahan Gedong Tataan dan Blh (37) warga Sukaraja Gedong Tataan. 
Kapolres Sarhan juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki senjata api illegal dimohon menyerahkan kepihak kepolisian. “Kami himbau kepada masyarakat yang memiliki senjata api illegal diharap segera menyerahkan kepada kepolisian. Ini lebih baik, dari pada tertangkap petugas nantinya,” tegas dia. PeNa-spt. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *