Cara Petenis Cantik Hadapi “Haters”

Petenis cantik asal Kanada, Eugenie Bouchard mengaku telah belajar untuk mengabaikan apa pun yang dikatakan para “haters” tentang dirinya.

Bouchard yang memang kerap menjadi sasaran bully di medsos mengatakan ia belajar dari petenis muda asal Australia, Nick Kyrgios. Petenis asal Australia ini sekarang juga dianggap sebagai petenis paling menyebalkan karena sikapnya yang ugal-ugalan.

Baik Bouchard mau pun Kyrgios sering mendapat sorotan para haters yang selalu membandingkan prestasi mereka di lapangan dan kehidupan pribadi.

Bouchard yang pernah masuk dalam peringkat di bawah sepuluh besar dunia, tengah berusaha mengembalikan kejayaannya yang merosot akibat serangakaian cedera. 

Menurutnya, ia meniliki kesamaan pikiran dengan Kyrgios. “Saya pernah berbicara dengan dia,” kata Bouchard. “Kami sampai pada kesimpulan bahwa apa pun yang kami lakukan akan tetap dipandang buruk oleh haters. Akan lebih baik bila kami mengabaikan mereka.”

“Lebih baik tidak mendengarkan mereka.  Lagipula mengapa kita tidak boleh melakukan sesuatu karena mereka menginginkan hal itu?”

“Jika dipikir-pikir, hal ini memang gila.  Mengapa saya harus mengikuti keinginan orang lain? Itu prinsip hidup Nick (Kyrgios) dan saya pikir saya harus menghargainya,” lanjut Bouchard.

Bouchard menjadi satu sensasi di dunia tenis saat petenis cantik ini mampu lolos ke final Wimbledon dan semifinal Australia dan Perancis Terbuka 2014. Namun setahun kemudian, peringkatnya merosot drastis.

Sementara di kehidupan pribadi, Bouchard disebut-sebut pernah dekat dengan beberapa selebriti antara lain penyanyi asal Kanada, Justin Bieber.

Kini ia menempati peringkat 49 dunia dan tengah berusaha mencapai peringkat terbaik. Pekan lalu, Bouchard lolos ke semifinal Sydney International, sebelum kalah dari petenis Inggris, Johanna Konta di final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *