Dikalangan Aktivis, Mahe Dikenal Konsisten Suarakan Perubahan

Bandar Lampung (PeNa)-Dunia politik bukan hal baru bagi Mahendra Utama meski saat ini masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) DPR Ri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I, Aktivis 98 yang biasa di sapa Mahe pada tahun 1999 lalu terdaftar sebagai Caleg DPR RI dari Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Peran mahasiswa sebagai Agent Of Change, Social Control dan Iron Stock bagi Mahe bukan sekedar label dan simbol, mantan Ketua PRD Lampung ini semasa kuliah dan menjadi aktivis dikenal konsisten dalam menyuarakan perubahan dan paradigmanya selalu di implementasikan dalam bentuk aksi meski saat itu mahasiswa yang aktif dalam organisasi pergerakan merupakan minoritas dalam kelas sosialnya namun  Mahe pantang surut.

Melalui  organisasi perlawanan extra kampus  yakni Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) yang notabene bukan organisasi mahasiswa yang diakui rezim orde baru, Mahe dikenal sesama aktivis pergerakan sebagai pejuang reformasi yang militan, berani dan konsisten.

Di mata Robert Manurung, mantan aktivis dan senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Mahe merupakan sosok yang konsisten menyuarakan perubahan melalui  di masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Robert mengaku mengenal Mahe  pada tahun 1997-1998 lalu di Kampus Universitas Lampung (Unila) saat Mahe memilih bergabung dengan SMID organisasi sayap PRD sedangkan Ia aktif di gerakan mahsiswa GMKI.

“Saat itu PRD merupakan organisasi yang diburu rezim Soeharto, tetapi dia (Mahendra) tidak gentar dalam memperjuangkan keyakinannya tersebut demi kemajuan bangsa Indonesia untuk menciptakan reformasi dijaman itu”kata Senior di GMKI Bandarlampung, Robert Manurung, Selasa (2/10).

Kendati demikian, Mahe sapaan akrab Mahendra Utama justru merangkul kekuatan dari berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan reformasi, seperti tokoh gereja, para pengusaha yang pro kemajuan demokrasi bangsa Indonesia, etnis Tionghoa  dan sebagainya.

“Dia(Mahe) sosok yang berfikir besar terhadap suatu perubahan di tengah jaman ketika orang-orang berfikir miris terhadap pergerakannya itu sendiri sehingga membuat suatu stigma bahwa melawan suatu kekuasaan identik dengan Komunis, PKI, Pemberontakan, Makar dan Subversif.

Tapi seorang Mahendra berani secara militansi bertarung melalui gagasan, baik di gerakan mahasiswa, pemuda dan bebagai kalangan,”ucapnya.

Selain itu, Mahendra juga merupakan sosok yang terbuka untuk semua kalangan mahasiswa, dengan mau menghadiri undangan Konferensi Studio Lokal (KSL) di GMKI Bandarlampung  sebagai panelis untuk bertukar pikiran tentang gerakan mahasiswa saat itu.

“Solidaritasnya tetap terbangun, meski pada saat itu banyaknya ketakutan stigma negatif terhadap gerakan perubahan yang disuarakan kalangan mahasiswa. Jadi dia menampilkan sosok inklusif yang mempunyai spirit kerakyatan, kebangsaan yang besar dalam akomodasi perubahan entitas ke-Indonesiaan di Bumi Ruwa Jurai. Jadi itu yang saya tangkap sosok dari Mahendra,”ucapnya.

Selain itu, ia berkeyakinan bahwa caleg DPR RI dari PKB Lampung bakal terpilih dan duduk sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, asalkan mantan Ketua PRD Lampung tersebut mau membuka perannya dalam memperjuangkan Indonesia berkeadilan, Indonesia demokratif, Indonesia yang anti militeristik, Indonesia pluralis semua elemen.

“Kalau  saya kira peran itu di buka bagaimana kiprah Mahendara dalam menggagas perubahan Indonesia di Lampung, saya kira banyak masyarakat akan siap mendukung mengingat dia (Mahe) membangun basis masa dari pro pruealis seperti PKB.

Jadi bagaimana saudara Mahendra mengkapitalis dukungan itu dengan melakukan kunjungan dan pendekatan di dapil Lampung I,”jelasnya.

“Karena saya lihat DPR itu berbicara mewakili warga Lampung atas entitas Indonesia, itu yang saya tangkap, jadi bagaimana menyuarakan entitas Indonesia yang berkeadilan, supremasi sipil anti militeristik, pluralis, dan anti KKN. Poin itu aja disuarakan melalui sudut pandang mewakili rakyat Lampung sebagai wakil rakyat di senayan,”tandasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *