Ditengah Covid-19, Nunggak SPP SMK Trisakti Ancam Siswa Tak Ikut Ujian

BANDARLAMPUNG (PeNa) – Di Tengah merbaknya wabah virus corvid 19. Banyak kesulitan mencari nafkah bahkan bayak yang di PHK. SMK Trisaksti Bandarlampung malah maksa siswanya untuk membayar SPP selama tiga bulan.

Parahnya lagi, pihak sekolah tersebut mengancam siswa yang tak bayar SPP tidak boleh ikut ujian mid semester. Salah satu wali murid mengatakan anaknya tidak bisa mengikuti mid semester lantaran belum membayar SPP.

“Anak saya disuruh bayar SPP untuk ambil soal ujian yang dikerjakan di rumah. Tapi kondisi pandemic covid-19 seperti sekarang ini. Usaha saya sudah beberapa minggu terakhir tutup. Anak saya terancam tidak bisa ikut ujian,” kata salah satu wali murud yang enggan menyebutkan namanya, kepada redaksi PeNa, Senin (20/4).

Dampak corona tidak hanya bersifat ekonomi melainkan juga mempengaruhi kegiatan belajar mengajar yang kebanyakan dilakukan di rumah. Untuk itu seebagian wali murid keberatan dengan kebijakan sekolah menarik SPP selama tiga bulan.

“Seharusnya sekolah memberikan keringanan SPP selama pandemi COVID-19 ini, baik berupa potongan ataupun penundaan pembayaran SPP,” katanya.

Wali murid lain mengatakan, besar biaya SPP yang dikeluarkan berfariasi kisarran Rp225 hingga 240. Namun selama pandemi COVID-19, Evin yang merupakan orang tua tunggal ini kesulitan membayar SPP karena tidak bisa keluar rumah untuk mencari nafkah.

“Ini saja, sudah hampir satu bulan saya tidak bisa kerja. Tapi tiba-triba dapet kabar dari anak disekolah suruh banyar uang SPP selama tiga bulan. Kalau tidak, anak saya tidak boleh ikut ujian,” ujar pekerja harian itu.

Sementara itu, kepala sekolah SMK Trisakti, Ariya ketika dikonfirmasi berkilah memungut SPP siswa secara paksa. Dia menyebutkan, meski belum bayar SPP siswa tetap bisa ikut ujian.

“Tidak mas, itu tidak benar. Kita maklumi pandemi covid-19 ini banyak walimurid yang juga kesulitan. Anak yang belum bayar tetap bolehkan ikut. Namun orang tuanya tetap haarus kesekolah dulu,” kata dia. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *