Lee Mangkir Lagi, Politik Uang Benar Terjadi?

Bandar Lampung (PeNa)-Mangkirnya Vice President PT Sugar Groups Companies (SGC), Lee Purwanti dalam memenuhi undangan rapat dengar pendapat oleh Panitia Khusus  (Pansus) politik uang oleh DPRD Lampung semakin menguatkan dugaan publik jika tidak kooperatifnya Lee disebabkan praktik money memang benar terjadi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 Juni lalu.

Anggota Pansus politik uang DPRD Lampung, Bambang Suryadi mengaku heran dengan ketidak hadiran Lee yang telah beberapa kali di undang dalam hearing, tidak kooperatifnya petinggi SGC justru semakin menuai opini negatif.

“ Jika dia tidak melakukan  apa yang menjadi dugaan publik tentang politik uang, seharusnya pro aktif mengapa harus takut jika merasa benar. Dengan tidak hadir beberapa kali justru kami dari Pansus heran ada apa, kalau seperti ini terus kan nanti malah publik menjustifkasi jika politik uang itu benar terjadi,”tegas Legislator PDI Perjuangan saat di temui di ruang kerjanya, (30/7).

Pansus yang telah terbentuk kata Bambang, telah menyusun program kerja yang terlebih dahulu melalui perencanaan dan rapat seluruh anggota, dengan tidak hadirnya Lee otomatis menghambat kinerja Pansus.

“ Jangan sampai Pansus membuat rekomendasi sesuatu hal yang tidak melalui hasil klarifikasi, apalagi program kerja Pansus kan sudah melalui perencanaan dari rapat seluruh anggota. Jika terus mangkir justru semakin memicu dugaan terhadap dia,”ucap Caleg DPR RI.

Disinggung pemanggilan paksa terhadap Lee Purwanti, Alumni Magister Hukum Universitas Lampung (Unila) ini mengatakan jika pihaknya tengah mengkaji sejumlah aturan hukum oleh sebab itu dua hari kedepan Pansus akan kembali mengadakan rapat internal.

“Kalau memang regulasinya ada dan mengatur tentang pemanggilan paksa ya pasti akan kami lakukan dan saat ini tengah kami kaji tentang aturan hukumnya serta Pansu juga meminta bantuan pihak-pihak yang berkompeten agar tugas Pansus mampu diselesaikan oleh sebab itu apa yang dikerjakan oleh Pansus harus ada kesimpulan tidak menggantung,”tegas Sekretaris Komisi I DPRD Lampung.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *