Masyarakat Harus Menjaga Kelestarian Alam Laut Pesawaran 

PESAWARAN-(PeNa), Kondisi keindahan alam laut di wilayah Kabupaten Pesawaran harus dilestarikan dan dijaga. Demikian diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, di Pulau Pahawang, Sabtu (27/10) malam.
Diketahui, tanggal 27-28 Oktober menjadi puncak kegiatan Festival Pahawang 2018. Pada malam puncak, Dendi mengatakan bahwa Festival Pahawang harus menjadi momentum untuk terus mengedapankan lestarinya keindahan alam laut yang menjadi destinasi wisata.
“Festival Pahawang bukan menjadi kegiatan seremoni saja, namun harus menjadi momentum untuk terus menjaga dan melestarikan keindahan alam laut. Jangan sampai, kondisi pantai dan terumbu karangnya dirusak akibat aktifitas yang tidak bertanggungjawab, ” kata dia.
Kedepan, Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran akan terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Pahawang. “Ya, kedepan kita akan terus berbenah untuk pengembangan destinasi pulau Pahawang ini, sebab, potensi disini memang sangat luar biasa terutama potensi alamnya, terutama bahari, ” tutur dia.
Dengan meningkatnya pengunjung wisata di Pesawaran, secara otomatis memiliki dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu, keramahan dan kebersihan serta keamanan harus dapat diberikan kepada wisatawan yang datang. 
 
Pengembangan destinasi wisata di Pulau Pahawang sudah sesuai konsep Kementrian Pariwisata RI. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Destinasi area IV Asdep Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar Hendri Karnoza, saat membuka secara resmi Festival Pahawang Eco Tourism 2018, di Pulau Pahawang, Sabtu (27/10). “Kalau kami ini selalu bertugas pengembangan 3A, kalau rumus pak Menteri Pariwisata itu ada 3A yaitu Atraksi, Aksesibiliti dan Amenitas,” kata dia.
Menurutnya, pengembangan destinasi pulau Pahawang dianggap sudah sesuai konsep Kemenpar. “Jika dilihat destinasi pulau Pahawang ini sudah masuk potensi wisata yang harus dikembangkan, karena yaitu tadi rumusnya 3A. Atraksi sudah dilakukan contohnya adanya Festival Pahawang ini, yang kedua Aksesibiliti jarak dari darat menuju pulau Pahawang kurang dari 3 jam dan yang terakhir adalah Amenitas kalau kita lihat disini sudah ada coutage atau tempat penginapan, dan di darat juga sudah banyak hotel-hotel kecil apalagi jarakanya tidak jauh dari ibukota Provinsi Lampung, ” kata dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *