Nestle Apresiasi Petani Lampung

BANDARLAMPUNG, PeNa – PT Nestle Indonesia menggelar acara Apresiasi Petani 150 Tahun Nestle. Acara tersebut merupakan rangkaian HUT Nestle yang ke-150 secara global. Turut hadir Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Calon Bupati Tubabar Umar Ahmad dan para stakeholder.

Presiden DirekturPT Nestle Indonesia, Dharnesh Gordhon mengatakan pentingnya pertanian rakyat yang berkelanjutan di tengah pertumbuhan industri kopi nasional. Utamanya para petani kopi di Lampung yang dapat mendukung kesuksesan bisnis Nestle.

“Nestle berkomitmen mendukung para petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas mereka, yang nanti pada gilirannya akan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Lebih jauh lagi, produktivitas dan kualitas yang tinggi juga membuka kesempatan tuk dapat bersaing di pasar kopi nasional dan global,” kata Dharnesh Gordhon, Sabtu (3/12)

Ditempat yang sama, Gubernur Lampung Ridho Ficardo juga mengapresiasi gelaran kegiatan yang diselenggarakan Nestle. Pasalnya, perusahaan yang mengapresiasi pekerja maupun petaninya sangat mendukung iklim positif dalam putaran roda bisnis.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi Nestle punya kegiatan mengapresiasi petaninya sebab hal ini tentunya dapat mendukung iklim positif. Hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan jarang harmonis sehingga menyebabkann demo-demo. Nah kalau seperti ini kan harmonis,” ujarr Ridho Ficardo dalam sambutannya

Kemudian, sambung Ridho, pihaknya selalu siap untuk membantu pihak nestle jika diperlukan. Hal itu dalam kerangka hubungan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan mitra swasta yang dapat menunjang iklim positif kemajuan kopi sebagai bagian dari pariwisata lampung.

“Saya katakan bahwa saya pribadi maupun Pemprov Lampung akan selalu siap membantu Nestle jika diperlukan, dapat menghubungi saya langsung atau melalui staff saya,” ucapnya

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai kopi lampung. Sustainability Agriculture Development & Procuremen Director PT Nestle Indonesia, R. Eisman Djaja mengaungkapkan kemitraan strategis antara petani kopi perlu dijaga sebagai hubungan berkelanjutan.

“Kemitraan strategis antara kami dan petani kopi telah terbangun yang melingkupi hampir seluruh aspek pertanian,” terang R. Eisman Djaja

Menurutnya, penanganan yang komprehensif telah menunjukkan hasil nyata dengan mencakup pengadaan bahan tanam untuk program peremajaan kebun rakyat.

Senada dengan Wisman, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Universitas Lampung Prof.Dr.Ir.Bustanul Arifin, M.Sc mengatakan, sebagian petani kopi di indonesia sudah mengenal prinsip-prinsip kopi berkelanjutan. Namun sebagian besar lainnya belum.

“Untuk masa depan yang lebih baik, perlu program yang bersinergi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan petani yang dijalin dalam kemitraan strategis,” ungkapnya.(WEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *