Pembagian 34 Paket PL Disdik, Selain Jatah Preman Diduga Mengutip Uang Setoran

Bandar Lampung (PeNa)-Upaya Pemerintah Provinsi Lampung  dalam meningkatkan mutu pendidikan  tidak berbanding lurus dengan kinerja Dinas Pendidikan selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang paling bertanggung jawab dalam sektor tersebut.

Pasalnya  pembagian paket proyek Penunjukkan Langsung (PL) oleh Disdik , Rabu (29/8) lalu menuai protes sejumlah rekanan karena kuat dugaan proyek yang dibagikan selain masih mengutip uang setoran juga diberikan kepada pihak-pihak tertentu sebagai paket pengaman bahkan diduga Disdik tidak tranparans dalam pembagian jumlah paket, dari 54 yang tersedia hanya dibagikan 34 paket.

Mirisnya, Kadis Pendidikan Sulpakar tidak melibatkan pejabat yang berkompeten dalam membagikan paket PL tersebut, kewenangan penuh justru diberikan kepada staf Aldila Leo Saputra.

“ Untuk urusan proyek, ya kerabat dekat sekaligus kepercayaan Kadis Sulpakar yakni Aldila, dan pembagian proyek PL kemarin kan Aldila yang membagikannya,”ungkap salah satu rekanan yang enggan namanya diberitakan, Kamis (30/8).

Disinggung mengenai dugaan uang setoran guna mendapatkan proyek PL,  Ia tidak menampik jika hal itu masih dilakukan dan jumlahnya bervariasi.

“ Ya mana ada yang gratis, masih ada kutipan setoran itu, kalau soal berpa persennya ya bervariasi tergantung kedekatan. Selain itu paket PL itu juga diberikan kepada pihak-pihak tertentu sebagai paket pengamanan,”bebernya.

Sementara, Kadis Pendidkan Sulpakar ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp meski terkirim tidak membalas, hal serupa dilakukan Aldila yang memilih tidak membalas meski telah menerima pesan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *