Polda Lampung Bentuk Pelopor Anti Hoax

BANDARLAMPUNG-(PeNa),Cegah hoax dan ujaran kebencian, Polda Lampung bentuk pelopor anti hoax dan ujaran kebencian. Hal itu diungkapkan Kasubdit Politik Mabes Polri, AKBP. Halomoan Siregar saat di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis (25/10).
Menurutnya, kegiatan tersebut salah satunya dilakukannya Focus Group Discussion yang melibatkan berbagai unsur institusi ataupun masyarakat.
“Tujuan diadakannya Focus Grup Discussion (FGD) di Provinsi Lampung, sebagai upaya atau langkah mengatasi hoax dan ujaran kebecian yang masih ramai terjadi di masyarakat,” kata Halomoan Siregar.
Dijelaskan, upaya tersebut sangat perlu dilakukan untuk menciptakan  situasi Pemilu 2019, agar berjalan aman, damai dan sejuk. Diketahui, diera reformasi ini, kebebasan berpendapat saat ini sudah membias kepada ujaran kebencian dan penyebaran berita hoax.
“Para pelaku tidak menghargai hak orang lain, bertentangan dengan  Undang-Undang dan memprovokasi masyarakat melakukan unjuk rasa atau tindakan anarkis. Oleh sebab itu, peserta yang mengikuti kegiatan diharapkan bisa menjadi pelopor anti hoax dan ujaran kebencian,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua LMND, Kristin mengatakan, aparat  penegak hukum harus tegas memberikan punishmen kepada penyebar hoax. “Selain bisa menimbulkan efek jera bagi penyebar hoax dan ujaran kebencian,” kata dia.
Dukungan juga disampaikan oleh Ketua GMBI Lampung, Ali saat dalam diskusi, ia menyatakan siap membantu Polri mengatasi hoax dan ujaran kebencian, karena banyak yang menjadi korban. “Kami siap membantu Polri menjadi pelopor anti hoax dan ujaran kebencian,” ungkap dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *