Polisi Amankan Terduga Bandar Narkoba Dari Kedondong

PESAWARAN-(PeNa), Jajaran Satresnarkoba Polres Pesawaran mengamankan terduga bandar narkoba jenis sabu-sabu berinisial DI (42) warga Dusun Jambu Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan bahwa anggotanya telah mengamankan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika.
“Pada Senin (15/10) sekira pukul 17.00 Wib lalu, Satresnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka DI (42) warga Dusun Jambu Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran sering melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Dusun Kota Batu Desa Kedondong kemudian petugas  bergerak menuju lokasi dan melakukan penangkapan, ” kata dia, Kamis (18/10).
Diungkapkan, saat digeledah didapati beberapa barang bukti berupa narkoba jenis sabu dan alat timbang digital.
“Kemudian Satresnarkoba melakukan penggeledahan badan terhadap tersangka menemukan 1 buah dompet  berisikan 7 Bungkus plastik kelip bening yang berisikan keristal yang diduga narkotika jenis sabu dan 1 timbangan digital scale, 1 buah HP merk Mito warna hitam dan uang tunai senilai 500 ribu, ” ungkap dia.
Dijelaskan, dihari yang sama petugas juga menangkap tersangka MRS (20) warga Desa Giri Tunggal Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu dan FR (33) warga Desa Tempel Rejo Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.
“Selanjutnya, petugas juga mengamankan dua tersangka narkoba dengan barang bukti 1 Botol Lasegar, sedotan atau pipet, 1 buah pipa kaca atau pirek yang didalamnya berisi narkotika yang diduga jenis sabu sisa pakai, ” jelas dia.
Ditegaskan, kepada para tersangka petugas akan menerapkan pasal sesuai dengan perbuatannya. “Para tersangka akan dikenakan pasal yang berbeda, yang jelas untuk tersangka DI terbukti melanggar Pasal 114 sub 112 ayat 1  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan untuk MRS (20) bersama FR (33) Pasal yg dilanggar adalah pasal 114 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 Pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat (1) subs 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *