Polres Pesawaran Bedah Rohani Tahanan Dengan Tausyiah

PESAWARAN-(PeNa), Polres Pesawaran membedah rohani dan mental tahanannya dengan memberikan tausyiah oleh dua orang ustadz. Maksudnya, agar para terduga pelaku kejahatan tersebut menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi perbuatannya dikemudian hari.
Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan bahwa pihaknya menurunkan rohaniwan untuk memberikan tausyiah kepada 36 tahanan pria dan 1 (satu) tahanan wanita. “Kita berikan tausyiah agar mental dan rohani para tahanan dapat terbuka sehingga bisa menyadari apa yang diperbuatnya merupakan hal yang keliru dan memiliki konsekuensi hukum, ” kata dia, Jumat (18/5).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk pembinaan kerohanian dan mental yang dilaksanakan Sat Tahti Polres Pesawaran. “Sebelumnya, juga telah dilaksanakan kegiatan kerohanian yang dipimpin Wakapolres. Nah sekarang, tepat dibulan ramadhan kita lakukan pembinaan kerohanian kepada tahanan. Maksudnya, kelak bisa kembali kejalan yang benar dan berkumpul kembali dengan keluarganya setelah menjalani proses hukum, ” ujar dia.
Ditegaskan, tahanan juga memiliki hak yang sama dalam melaksanakan perintah agama. “Meski dalam keadaan ditahan, mereka juga memiliki kewajiban menjalankan perintah agama. Untuk itu, kita fasilitasi mereka mendapatkan siraman rohani agar jiwanya tergugah sehingga mampu mengendalikan emosinya untuk menerima permasalahan yang dihadapinya, ” tegas dia.
Untuk diketahui, rohaniwan yang diperbantukan adalah Ustadz Rizal dan Ustadz Raihan dari Jamaah Masjid Baitul Rohim, Sukarame. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *