Ratusan Marinir Uji Ketahan Renang 20 Kilometer

PESAWARAN (PeNa) – Ratusan prajurit marinir dari berbagai pelosok tanah air, mengadu kekuatan dalam ajang lomba renang dayung mengelilingi pulau Kelagian, Pesawaran, Lampung, sabtu (26/10/2019). Lomba renang dayung ini menempuh jarak hingga 20 kilometer. Kekompakan tim menjadi kunci utama untuk dapat menjadi juara dalam perlombaan ini.

Lomba renang diikuti 47 tim renang, 1 tim renang terdiri dari 9 personel yang terdiri 7 pers inti dan 2 cadangan. Jarak yang ditempuh adalah kurang lebih 10 km. peserta dilepas di pantai marines eco park piabung, pesawaran yang berada di depan Markas Brigade infantri 4 Marinir Piabung, Pesawaran, Lampung.

Peserta kemudian berenang menuju ke tengah laut, dengan jalur yang telah ditentukan sejauh 5 km, dan akan kembali k titik finish melalaui lintasan yang berbeda yang juga berada di bibir pantai marines eco park.

Juara dalam lomba renang akan dinilai dari keberhasilan, kecepatan dan keutuhan setiap tim, bukan kecepatan perorangan. Jumlah personel yang berlomba dalam lomba renang ini mencapai 423 personil.

Sementara itu untuk lomba dayung perahu karet, para peserta lomba akan mendayung dengan jarak 20 km. 1 tim dayung terdiri 8 personil inti dan 2 cadangan. Tercatat sedikitnya ada 470 personel yang bertanding dalam lomba dayung perahu karet ini.

Diadakannya Lomba ini adalah bertujuan untuk membina kekompakan, kebersamaan, jiwa korsa para prajurit Korps Marinir.

Tidak hanya itu, 80 perwira menengah marinir juga beradu kemampuan dalam lomba renang eksibisi perorangan yang menempuh jarak 6 kilometer.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji mengatakan, “kegiatan ini adalan merupakan binsat, pembinaan satuan prajurit korps mariner. Kebetulan disini ada Brigif 4 marinir dan lokasinya memungkinkan untuk uji trampilan satuan prajurit marinir. Dan ahri ini adalah untuk melihat bagaimana pembinaan satuan marinir dalam membina disiplin, ketangkasan , ketrampilan , kemampuan selama satu tahun kita lihat, kita sosialisasikan sehingga dapat memupuk dan membina atlit-atlit marinir dalam lomba air” ujarnya.

Kasal juga menambahkan “kami mengajak masyarakat Lampung khususnya dan masyarakat Indonesia untuk cinta terhadap olahraga air. Kegiatan lomba ini juga adalah festival Kelagian. Selain lomba binsat festival ini juga sebagai ajang ekonomi kreatif, budaya dan seni masyarakat ini kita tampilkan sehingga diharapkan kedepan masyarakat lampung memiliki destinasi wisata yang sangat baik sekali dalam aspek maritime” tegasnya.

Oleh Veri Miun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *