Satu Orang Meninggal, BPBD Lemah, Korban Banjir Tak Terdata

Paska banjir yang menerjang pada malam hari di Kecamatan Way Lima Pesawaran Lampung. PeNa Sapto Firmansis

PESAWARAN (PeNa)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran lemah data korban bencana banjir yang menimpa enam kecamatan. Tidak teridentifikasinya jumlah korban banjir tersebut karena petugas disibukan dengan proses evakuasi. 
Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran, Mustari kepada PeNa melalui sambungan telepon genggamnya. “Ya kami masih mengevakuasi dilapangan, jadi belum menghitung berapa jumlah seluruhnya, ” kata dia, Selasa (21/2).
Dijelaskan, dari sebelas kecamatan di Kabupaten Pesawaran ada enam kecamatan yang terpantau terendam banjir. “Kecamatan yang terpantau kena banjir, yakni Kecamatan Gedong Tataan, Way Lima, Padang Cermin, Teluk Pandan, Way Rilau dan Punduh Pidada. Tapi bukan berarti kecamatan lain juga tidak berpotensi ya. Karena bencana banjir ini terbesar dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, ” terang dia. 
Menurutnya, petugas dilapangan dibantu dengan unsur pimpinan daerah (uspida) masih terus mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan logistik. “Sementara ini, petugas dibantu uspida masih terus mengevakuasi dan menyalurkan logistik. Karenanya masih belum bisa menginventarisir berapa jumlahnya, ” tuturnya. 
Banjir yang menerjang jembatan di Dusun Sukabumi
Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Pesawaran Lampung
Terpantau dilapangan, seribuan rumah diberbagai wilayah rusak terendam dan tersapu banjir bandang. Untuk korban luka-luka belum tercatat keseluruhan, hanya korban meninggal satu dari Dusun Sukabumi Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima bernama Zikri Wahyudi (10). “Untuk korban meminggal satu dari Desa Padang Manis, Way Lima, ” kata Kabid Kesiap siagaan BPBD Pesawaran, Jamaludin. 
Jamuludin juga menyebutkan, sekitar 60 rumah hancur tersapu banjir. Dan ratusan juta diperkirakan menjadi korban kerugian materi akibat banjir tersebut. “Kalau pastinya belum tercatat, tapi sekitar enam puluh rumah hancur kena banjir diberbagai wilayah, dan kami masih terus melakukan evakuasi serta menyalurkan bantuan logistik untuk para korban, ” tegas dia. PeNa-spt. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *