Tundukkan Spanyol, Italia Tantang Jerman di Perempat Final

Saint Denis – Italia sukses melaju ke perempat final Piala Eropa 2016 setelah menaklukkan Spanyol 2-0 (1-0) di Stade de France, Saint Denis, Senin (27/6). Gol yang membawa pasukan Antonio Conte unggul dilesakkan Giorgio Chiellini pada menit ke-33 serta Graziano Pelle pada menit ke-91.
Pada perempat final nanti, Gli Azzurri akan berhadapan dengan Jerman yang sukses melaju ke perempat final setelah menundukkan Slovakia, 3-0, sehari sebelumnya. Pertemuan Italia vs Jerman akan digelar di Bordeaux pada 2 Juli mendatang.
Berbeda dari dugaan banyak orang, Italia ternyata mengambil inisiatif menyerang dalam pertandingan kali ini. Sepanjang laga, Italia benar-benar tak memberi ruang gerak untuk Spanyol. Pasukan Vicente del Bosque pun tak bisa mengembangkan permainan.
Menit kedelapan, Italia sudah menggebrak. Sebuah umpan dari tendangan bebas disundul Grazialo Pelle. Beruntung David De Gea dengan sigap menepis bola dengan tangan kirinya sambil menjatuhkan diri.
Hanya beberapa saat kemudian, Italia kembali mengancam. Emanuele Giaccherini menyambut umpan dengan tendangan salto membelakangi gawang. Namun De Gea tetap masih waspada. Dia menepis dengan tangan kiri sehingga bola mengenai tiang.
Namun wasit menganggap Giaccherini melakukan pelanggaran karena menaikkan kaki terlalu tinggi sehingga nyaris mengenai kepala Sergio Busquets.
Gaya menyerang yang diusung Italia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33. Gol yang membawa pasukan Antonio Conte unggul dilesakkan Giorgio Chiellini.
Gol diawali tendangan bebas yang dilancarkan Eder. Tendangan kerasnya membuat bola yang ditahan kiper David de Gea memantul. Emanuele Giaccherini dengan cepat memburu bola. Bola pun kembali memantul yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Chiellini.
Spanyol mulai bisa menerapkan gaya permainan setelah kebobolan. Namun Italia tetap bisa melakukan serangan berbahaya. Salah satunya terjadi melalui Giaccherini yang berhasil menyusup ke pertahanan dan melepaskan tendangan ke arah gawang.
Namun sekali lagi De Gea menjadi pahlawan Spanyol sehingga tak kebobolan lebih banyak. Skor 1-0 untuk keunggulan Italia bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Spanyol mencoba mengambil alih dominasi permainan. Namun tetap kesulitan melakukannya. Italia ternyata tidak lantas bertahan setelah unggul 1-0.
Morata mendapat peluang emas pada menit ke-50 ketika berhasil menyundul bola ke arah gawang Italia. Namun kiper Gianluigi Buffon dengan mudah menghentikan bola dengan tangannya.
Peluang untuk Italia kembali terjadi pada menit ke-55. Melalui serangan balik yang cepat Eder berhasil mendahului pemain belakang Spanyol. Dia pun kemudian tinggal berhadapan dengan kiper De Gea. Namun tembakannya gagal membuahkan gol karena bola berhasil ditahan penjaga gawang Manchester United itu. 
Peluang untuk Spanyol kembali terjadi pada menit ke-76. Mendapat umpan dari Lucas Vazquz, Andres Iniesta melancarkan tendangan voli keras dengan kaki kiri dari luar kotak penalti. Namun eksekusi pemain Barcelona ini berhasil ditepis Buffon.
Beberapa saat kemudian, Buffon pun berhasil mementahkan peluang yang didapatkan Gerard Pique. Cemerlangnya penampilan kiper dari kedua kubu membuat tak banyak gol yang terjadi dalam pertandingan ini.
Striker Spanyol yang baru dimasukkan pada awal babak kedua Aritz Aduriz hanya bermain hingga menit ke-80 lantaran cedara akibat terpelanting ketika berupaya menyundul bola. Posisinya digantikan Pedro Rodriguez. 
Pemain Italia yang baru masuk pada menit ke-81, Lorenzo Insigne sempat mendapat peluang hanya beberapa saat setelah masuk ke lapangan. Pemain yang menggantikan Eder ini melancarkan tendangan ke arah gawang namun berhasil diblok De Gea. 
Pada menit ke-89, Spanyol sebenarnya mendapat peluang emas melalui Pique, namun gagal. Italia justru menambah keunggulan mereka di pengujung laga lewat aksi Pelle. Striker Southampton ini menjebol gawang Spanyol setelah memanfaatkan umpan dari Matteo Darmian yang sempat menyentuh kaki Pique.
Skor 2-0 untuk Italia bertahan hingga laga usai. Conte pun akan memimpin pasukannya melawan Jerman dalam laga delapan besar. Empat tahun silam, Italia adalah tim yang menghentikan langkah Jerman ke semifinal. 
Susunan tim:
Italia (3-5-2): 1. Gianluigi Buffon; 15. Andrea Barzagli, 19. Leonardo Bonucci, 3. Giorgio Chiellini; 8. Alessandro Florenzi (4. Matteo Darmian 84), 18. Marco Parolo, 16. Daniele De Rossi (10. Thiago Motta 53), 23. Emanuele Giaccherini, 2. Mattia De Sciglio; 9. Graziano Pelle, 17. Eder (20. Lorenzo Insigne 81).
Pelatih: Antonio Conte
Spanyol (4-3-3): 13. David De Gea; 16. Juanfran, 3. Gerard Pique, 15. Sergio Ramos, 18. Jordi Alba; 10. Cesc Fabregas, 5. Sergio Busquets, 6. Andres Iniesta; 21. David Silva, 7. Alvaro Morata (9. Lucas Vazquez 69), 22. Nolito (20. Aritz Aduriz 46/11. Pedro 80).
Pelatih: Vicente Del Bosque

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *