Warga Resah Dengan Aktifitas Olahan BBM Yang Diduga Illegal

 

NATAR-(PeNa), Hampir seluruh warga di Gang Keramat Desa Candi Mas Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan merasa khawatir dan resah dengan aktifitas olahan Bahan Bakar Minyak (BBM)  yang diduga illegal.
Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa kejadian kebakaran pada gudang penampungan BBM di Kabupaten Pesawaran beberapa waktu lalu menjadikan peringatan. “Ya, kebakaran gudang BBM yang diberitakan beberapa waktu lalu membuat kami semua takut dan khawatir, ” kata dia, Senin (17/9).
Menurutnya, keberadaan aktifitas pengolahan BBM tersebut dimulai dari pagi dinihari dan selesai pada pagi hari. “Kalau dinihari banyak masuk truk pengangkut minyak, sepertinya dari Palembang. Karena plat nomornya BG. Nah, kalau keluarnya diangkut dengan mobil pick-up kecil, ” ujar dia.
Dijelaskan, tempat pengolahan BBM tersebut ditengah pemukiman warga dan jika terjadi kebakaran akan berdampak pada rumah sekitar. “Kami semua tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa berdoa semoga tidak terjadi kebakaran. Nah, kalau terjadi kebakaran pasti akan menghanguskan rumah sekitar. Coba kamu bayangkan, ” jelas dia.
Ditegaskan, keberadaan aktifitas pengolahan BBM tersebut diduga melibatkan oknum anggota TNI. “Ya, kami takut. Mereka arogan dan sepertinya kebal hukum, faktanya kegiatan seperti itu aja masih belum ada yang bisa menertibkan. Tapi, kami optimis kepada aparat kepolisian. Apalagi, sekarang Kapoldanya masih baru, mudah-mudahan berani bertindak tegas, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *