Ini Yang Harus Diingat Pemegang Senapan Angin

LAMPUNG TIMUR (PeNa) – Sekitar 65 anggota gabungan dari beberapa club menembak di Lampung,  mengikuti hunting bersama yang diadakan Kobel Shooting Club di Way Jepara Lampung Timur. Rangakain acara yang digelar sejak Sabtu (13/5) tersebut juga dihadiri dari kepolian dan tokoh masyarakat setempat.

Acara diawalai dengan memberikan santunan kepada anak yatim sebagai salah satu bentuk solidaritas komunitas menembak yang berdiri beberapa tahun lalu. Kegiatan yang digelar dikediaman penembak senior Lampung Ujang Arif tersebut,  merupakan agenda rutin yang diadakan komunitas penghobi menembak dan berburu dibawah naungan Perbakin Lampung.

Sebagai acara puncak,  seluruh anggota penembak dan berburu diundang secara resmi tokoh masyarakat Rantau Jaya Ilir, Lamoung Timur untuk menekan angka hama bajing dan anjing liar. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk lomba dengan perolehan terbanyak sebagai pemenang. Panitia, yang dimotori Ujang Arif,  membagi peserta dalam 23 tim yang masing-masing terdiri dari tiga penembak. “Ini adalah agenda puncaknya yang kami gelar di hari Minggu (14/5) tepatnya di Desa Rantau Jaya Ilir.  Sebelum dan sesudah berburu kami selingi dengan agenda bakti sosial, dari menyantuni anak yatim hingga bantuan kepada mushola dilokasi berburu. Bersukur, beberapa club menembak mengirimkan perwakilannya,” kata Ujang.

Terpisah,  Ketua Umum Kobel Shooting Club, Wagino menjelaskan aktifitas menembak dengan menggunakan senjata PCP belakangan mwndapat perhatian serius pemerintah. “Terutama dalam penggunaannya, oleh karena itu saya tekankan bagi penghobi menembak untuk selalu berhati dalam menggunakakn unit nya mengingat jebis senjata yang digunakan sudah dapat dikategorikan mematikan, ” ujarnya.

Sementara itu,  Ketua Komunitas Bediler Lampung (Kombed-L)  Agus Hermanto Madrim,  dalam satu kesempatan usai acara,  mengapresiasi kegiatan yang digelar Kobel Shooting Club. “Bentuk kegiatan ini positif,  pemerintah juga seharusnya menjaga dan memelihara komunitas seperti ini. Tapi biar bagaimanapun yang terpenting adalah,  menciptakan bibit unggul penembak muda yang tidak hanya ulung dalam membidik buruan,  tapi juga piawai dalam membidik objek dari berbagai posisi. Tujuannya menciptakan atlet,  itu paling penting,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.