Pendamping Desa Tewas Digorok

PESAWARAN-(PeNa), Pendamping Desa Kecamatan Negeri Katon, Bambang Hermanto Bin Sarif (35) warga Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran ditemukan tewas dengan luka dileher di Jalan Raya Mada Jaya-Gunung Sari,, Kecamatan Way Khilau sekitar pukul 23.30WIB,Senin malam (14/8).
Bambang Hermanto ditemukan warga yang melintas pada posisi tergeletak dijalan tersebut dengan darah mengucur dari leher yang nyaris putus. “Ya, korban tergeletak dijalan. Darah mengucur dari leher, sepertinya luka digorok pakai golok. Ini warga Kedondong, ” kata Taslim warga sekitar, Selasa (15/8).
Penemuan mayat juga di benarkan Camat Way Khilau, Ahmad Rosani yang menuturkan pada PeNa.” Iya benar, namanya Bambang Hermanto, umur kira-kira 35-40 tahun. Dia petugas pendamping Desa Negeri Katon, warga Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong. Jenazah korban langsung dilarikan ke RSUDAM,” tutur dia.
Informasi yang dihimpun, diduga almarhum menjadi korban kebiadaban begal yang ingin menguasai kendaraan dan barang bawaannya. Sementara itu, Kapolres Pesawaran, AKBP Syarhan pun membenarkan kejadian tersebut. Dan mengatakan, Bahwa kasusnya masih diselidiki oleh petugas dilapangan guna mengungkap apa motif pelaku.
“Iya benar, ada penemuan mayat pria dengan kondisi leher tergorok, diduga korban pembunuhan. saat ini sedang diselidiki oleh petugas di lapangan. Petugas kami sudah meminta keterangan dari dua orang saksi, dari empat orang saksi. Sementara jenazah korban sudah dibawa ke RSUDAM. Petugas juga sedang mencari motif guna menangkap pelaku yang diduga begal tersebut. ” tegas dia. PeNa-spt.

8 Replies to “Pendamping Desa Tewas Digorok”

  1. Innalillahi wainna ilaihi rojiun.. Semoga Amal baiknya diterima disisi Allah dan khusnulkhotimah. Amien..

  2. Buat aparat kepolisian harus bekerja keras buat menangkap pelaku dan tindak tegas buat para pelaku.

  3. Mohon tegakkan hukum sebagaimana hukum Allah, bahwa hukum pembunuh juga harus dibunuh. Sangat murah harga nyawa di negeri kita ini. Sangat memprihatinkan pak. Terutama ini saran untuk pembuat undang2 dan para penegak hukum.

  4. Ungkap apa motif sebenarnya. Ini jg sekaligus warning bagi seluruh pendamping desa di seluruh wilayah Indonesia utk waspada terhadap pihak2 yg tdk suka dgn kerja2 pendampingan.
    Beri kami rasa aman dalam menjalankan tugas. Salam Berdesa…

  5. Gampang investigasnya bro. Dimana pendamping desa ini kerja.apa masalah terahir desa yg ditanganinya.pasti ada korelasinya

  6. Berita apa ini,korban di bunuh bukan karena pembegLan..tolong pihak kepolisian usut tuntas…klo begal jelas mtr,hp di bawa pelaku ini kan tidak…mtr ada hp ada dompet ada….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.