Wabup Pringsewu Minta ASN Netral Pada Pilkada

PRINGSEWU-(PeNa),  Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN)  di daerahnya netral tidak boleh memihak maupun menjadi tim sukses pada pemilihan kepala daerah (pilkada)  Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung serta pada pemilihan umum mendatang.

Demikian di ungkapkan pada Sosialisasi Netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada serentak Tahun 2018 dan Pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kabupaten Pringsewu, Selasa (13/2) di GSG Kecamatan Sukoharjo. “Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018, serta Pemilu 2019,” kata dia.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan  supaya ASN yang ada di Kabupaten Pringsewu ini memahami asas penyeleggaraan kebijakan dan manajemen ASN adalah netralitas,” Asas netralitas ini berarti bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun,” ujarnya.

Fauzi juga mengajak kepada para peserta sosialisasi untuk ikut mensukseskan Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tahun 2018 untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Pringsewu, dan ikut mensosialisasikan tahapan dan peraturan penyelenggaraan pilkada “Bila perlu para ASN bisa menjadi penyelenggara pemilu di tingkat Pekon,” harapnya

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pringsewu, Sukarman mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bukan hanya di Kecamatan Sukoharjo.”Kegiatan ini rencananya akan di adakan di seluruh kecamatan dengan mengundang para kepala pekon maupun perangkatnya, serta para ASN yang ada dikecamatan tersebut, dengan menghadirkan nara sumber dari KPU Dan Panwas Pringsewu, serta Inspektorat Kabupaten Pringsewu,” ucap Sukarman.

Sementara itu, Ketua KPU Pringsewu, A  Andoyo,  dalam sosialisasi tersebut, memaparkan  peraturan-peraturan dan surat edaran dari Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang dasar Netralitas bagi ASN dalam penyelenggaraan Pilkada serentak  tahun 2018. “Jangan sekali-kali ASN menghadiri kampanye, ataupun ikut berphoto bahkan like di face book terhadap salah satu calon, hal ini melanggar dan sudah diatur oleh Undang-Undang maupun surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tentang pelaksanaan Netralitas bagi ASN,” kata dia.

Andoyo menjelaskan, dalam Pilkada ini  partisipasi yang bisa dilakukan oleh ASN anatara lain ikut mensosialisasikan tahapan pilkada,”Selain mensosialisasikan juga mengingatkan kepada keluarga, saudara, lingkungannya yang belum mempunyai KTP Elektronik untuk segera mengurusnya, karena syarat untuk bisa memilih harus mempunyai KTP Elektronik,” tegas dia.

Dan, Ketua Panwas Kabupaten Pringsewu, Aziz Amriwan, menjelaskan tentang peraturan Bawaslu tentang pengawasan, serta peraturan lainnya tentang netralitas ASN, Dia mengatakan, “Mari kita sama-sama melakukan pengawasan dalam pilkada ini agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran apa lagi dilakukan oleh ASN maupun kepala pekon beserta perangkatnya, dan mari kita ciptakan pilkada yang berintegritas dan berkualitas,” kata dia.  PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.