Temuan Bawaslu, Paslon No Urut Dua Diduga Eksplotasi Agama

Bandar Lampung (PeNa)-Mengeksploitasi agama menjadi pilihan Pasangan Calon (Paslon) Herman HN-Sutono di setiap sosialisasi yang dilakukan mesin politik Walikota Bandar Lampung yakni Majelis Taqlim Rachmat Hidayat.

Bahkan Ustadzah kondang Mamah Dedeh terpaksa berurusan dengan Panwaslu pasalnya dalam acara tersebut yang difasilitasi Eva Dwiana, isi konten pembuka berupa permohonan dukungan masyarakat dengan membagikan bahan kampanye.

Dalam temuan Bawaslu  pertanggal 15 Februari sampai 3 Maret, pengajian yang menghadirkan Mamah dedeh diduga telah terjadi pelaanggaran dan lokasi berada di tiga Kabupaten/Kota yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan serta Kota Metro.

Selain rumah ibadah yang dimanfatkan sebagai ajang kampanye seperti di Masjid Al-Furqon Bandar Lampung, dugaan pelanggaran lainnya dengan mensamarkan undangan kepada warga dalam bentuk kegiatan pengajian namun legalitas izin yakni kampanye.

Bahkan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Metro Hendro Edi Saputra mengaku heran disebabkan, undangan kegiatan yang diduga dari Tim Herman-Sutono dan disebar ke masyarakat adalah pengajian sedangkan legalitas izin kampanye.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *