Sindikat Narkoba Antar Provinsi Digulung Polda Lampung

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Petugas Subdit 3 Reserse Narkoba Polda Lampung, berhasil menggagalkan peredaran sabu-sabu seberat 0,5 Kg, pil esktasi sebanyak 2.500 butir dan Verimin (Happy 5) sebanyak 480 butir,  dari sindikat narkoba antar Provinsi.
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol. Shobarmen membenarkan, pihak telah mengamankan barang bukti tersebut di Markas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.
“Selain itu, kita juga telah mengamankan lima tersangka yang diduga merupakan sindikat Narkoba antar Provinsi yakni, Sony Febriansyah, 1, warga Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Edwar alias Iwang ,45, warga Perumahan Griya Sukarame, Sukabumi, Bandar Lampung, Buang Narapidana Lapas Rajabasa, Bandar Lampung, Tami dan Supriyadi warga Serang, Banten,”kata Shobarmen, saat dihubungi melalu via telepon, Jumat (10/8).
Menurut Shobarmen, terungkapnya peredaran narkoba, bermula dari informasi yang didapat petugas terkait dengan akan adanya transaksi narkoba di jalan Purnawirawan, Gunung Terang, Kedaton, Bandarlampung.
Guna mengecek kebenaran informasi tersebut, petugas datang ke lokasi melakukan penyelidikan. Di lokasi petugas melihat tersangka Sony Febriansyah sedang menunggu pemesan narkoba. Saat akan disergap tersangka berupaya melarikan diri. Takut buruan lolos, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan tersangka berikut barang buktinya.
“Dari tersangka Sony Febriansyah petugas mengamankan barang bukti berupa, sabu-sabu seberat 100 Gram,”ujarnya.
Setelah berhasil menangkap tersangka Sony Febriansyah, lanjut Shobarmen, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Edwar alias Iwang. Saat irumah tersangka digeledah, petugas menemukan sabu-sabu seberat 400 Gram. Belum cukup sampai disitu, petugas kembali melakukan pengembangan. Hasilnya, tersangka Edwar alias Iwang mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang Narapidana di Lapas Rajabasa bernama, Buang.
“Mendapat keterangan tersebut, kita langsung melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Rajabasa, untuk menjemput tersangka Buang guna pengembangan selanjutnya,”terangnya.
Upaya tersebut tambah Shobarmen, membuahkan hasil. Petugas berhasil menangkap dua tersangka Tami dan Supriyadi di Serang, Banten.  “Dengan tertangkapnya tersangka Tami dan tersangka Supriyadi, kita telah berhasil menggulung satu kelompok yang diduga merupakan jaringan sindikat narkoba antar Provinsi,”ungkapnya.‎
Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 114 sub Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman selama 20 tahun penjara. PeNa-obin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.