Longsor Kembali Lumpuhkan Jalan di Danau Toba

Medan – Bencana tanah longsor kembali melumpuhkan arus lalu lintas di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di Danau Toba di Desa Nagori, Kecamatan Sibaganding, Parapat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (3/1).

Tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah bencana alam yang kelima kali tersebut. Namun, longsor yang terjadi sekitar pukul 12.05 WIB tersebut, membuat ratusan kendaraan tertahan di Parapat dan Siantar.

“Longsor yang terjadi kali ini jauh lebih besar daripada peristiwa longsor sebelumnya. Korban jiwa tidak ada karena kami bersama pemerintah sudah melakukan antisipasi,” ujar Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno.

Bambang mengatakan, pagi hari sebelum bencana itu terjadi, polisi bersama muspika sudah berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian. Mereka mendengar suara gemuruh sekitar pukul 10.00 WIB.

“Saat mendengar suara gemuruh, kami langsung mengambil langkah antisipasi dengan menghentikan laju kendaraan dari Siantar tujuan Parapat dan sebaliknya. Kita minta pengendara untuk balik arah atau mencari lokasi menepi untuk parkir,” katanya.

Ditambahkan, dua jam setelah pihaknya menutup jalan lintas itu kemudian terjadi longsor yang menutup jalan jembatan penghubung.

“Pengendara dianjurkan memilih beristirahat atau melewati jalan alternatif yang kami tawarkan. Kami masih melakukan pembersihan material longsor, sekaligus mengikis bukit di pinggiran jalan lintas demi kenyamanan,” jelasnya.

Camat Parapat, Boas Manik menyampaikan, tanda-tanda bencana longsor sudah terlihat. Sehingga mereka berjaga, dan menghentikan kendaraan yang akan lewat.

“Kami minta masyarakat untuk bisa memaklumi penutupan jalan tersebut. Setelah situasi jalan bersih dari material longsor maka kita bersama polisi akan membuka kembali jalan lintas tersebut,” ujarnya.

Dalam keterangan tertulis Polres Simalungun, pengendara dianjurkan memilih jalur alternatif melalui jalur Siborong-borong -Dolok Sanggul dan Porsea-Pulo Raja-Asahan.

Pengalihan sementara dilakukan sambil menunggu jalan dibuka kembali. Sementara itu, jalur dari Pematang Siantar menuju Tobasa akan dialihkan di Simpang Palang keluar Kecamatan Girsang hanya satu arah.

 

Sumber: Suara Pembaruan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.