Wakapolda Lampung Sebut Golput Bukanlah Pilihan

TULANG BAWANG-(PeNa), Masyarakat cerdas akan menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum (pemilu) 2019 nanti. Demikian diungkapkan Waka Polda Lampung Brigjen Pol Teddy Minahasa di Gedung Sesat Agung Komplek Islamic Center Tulang Bawang, Jumat (15/03).
Ia juga menyebutkan bahwa Golongan putih (Golput) bukanlah  pilihan, karenanya harus menentukan pilihan dengan menggunakan hak pilihnya.
“Masyarakat dilindungi hak politiknya secara Internasional. Meski demikian, Golput bukan pilihan. Masyarakat cerdas sudah tentu akan menggunakan hak pilihnya, pada Pemilu 2019 mendatang,” kata Teddy Minahasa.
Menurutnya, mengingat hak politik dilakukan 5 tahun sekali, dengan menggunakan hak pilih bisa menjadi bukti pergerakan bangsa yang maju dan tentunya lebih baik lagi.
“Ini ajang bagi para pemimpin untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara. Oleh sebab itu, masyarakat bisa bersama-sama menjaga pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, berlangsung aman, damai dan sejuk,” terangnya.
Dalam penyelenggaraan Pemilu, tambah Teddy Minahasa, ada Undang-undang Pemilu nomor 7 tahun 2017, khususnya Pasal  515, tentang setiap orang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suara tidak sah, di dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak 36 juta rupiah.
“Intinya dengan adanya UU Pemilu tersebut, harapannya seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan kehendaknya masing-masing,” tegas dia. PeNa-obin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *