Caleg Yetty Harlisah Klarifikasi Soal Dugaan Money Politik 

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Calon legislatif (Caleg) dengan nomor urut 11 dari Partai Amanat Nasional untuk daerah pemilihan (dapil) 1 Kota Bandarlampung Yetty Harlisah mengklarifikasi soal dugaan money politik yang dituduhkan.
Klarifikasi dilakukan di Pondok pesantren (Ponpes) Safinatuddarain, Cungkeng, Kota Karang, Telukbetung Timur, Kota Bandarlampung dimana ia sebagai pembinanya, Selasa (16/04).
“Kemarin saya tidak berada di Pompes Safinatuddarain, karena sudah empat hari kondisi saya sakit akibat asam urat membuat kaki saya bengkak dan susah untuk berdiri apa lagi berjalan, jadi saya tidak tahu persis apa yang terjadi di Ponpes binaan saya,” kata Yetty Harlisah.
Tentang kabar dugaan adanya money politik yang mengatas namakan dirinya, lanjut Yetty Harlisah, kemarin waktu petang, ia baru tahu dari pak ustadz melalui via telepon dan memberitahukan kalau Camat Telukbetung Timur, Lurah dan Wartawan datang ke Ponpes. ‎
“Itu saja yang saya tahu. Sedangkan mengenai pemberitaan terkait indikasi dugaan saya membagi-bagikan uang dan lembaran surat pencoblosan, membuat saya sempat terkejut dan itu tidak benar. Sebab saya sakit dan berada dirumah, bukannya di Ponpes,” terangnya.
Menurutnya, untuk diketahui ada lima Pompes dibawah binaannya, salah satunya Ponpes Safinatuddarain, di Cungkeng, Kota Karang, Telukbetung Timur, Bandar Lampung.
“Benar, Ponpes itu saya yang meresmikan pada enam tahun silam. Setiap hari, Ponpes digunakan untuk belajar mengaji anak-anak dan ibu-ibu sekitar. Setiap hari Kamis, selama enam tahun berjalan, kita pengajian rutin. Sementara ini, itu yang bisa saya jelaskan, jangan disalah artikan, tujuannya ngin meluruskan pemberitaan yang telah beredar di masa tenang Pileg dan Pilpres 2019,” tegas dia. PeNa-obin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.