KIM Tanggamus Segera Terwujud

KOTAAGUNG (PeNa) –  Pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus semakin menemukan titik terang. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus yang juga selaku Ketua Pokja Percepatan Pembangunan KIM Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis di ruang kerjanya, Rabu (10/4/19).

“Alhamdulillah Bupati telah berhasil mengupayakan percepatan pembangunan KIM, mulai dari berkirim surat ke Presiden RI Joko Widodo, sampai Senin kemarin (8/4) diadakannya Rapat Koordinasi Pembahasan Percepatan Pembangunan KIM di Kantor Sekretariat Kabinet RI di Jakarta,” kata Sekda.

Sekda menerangkan, Rakor diikuti unsur pimpinan dari Kementerian Sekretariat Kabinet, Kemenko Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian ATR/BPN, PT. Pertamina, PT. Pertamina Trans Kontinental, PT. Repindo Jagad Raya, serta Bupati, Sekda dan Kepala Bapelitbangda Tanggamus.

“Dari Rakor tersebut, telah tercapai kesepakatan antara PT. Pertamina dengan PT. Repindo. Yang mana pada tanggal 8 Mei nanti akan tercapai kesepakatan antara PT Pertamina dgn PT. Repindo, dengan draft kontrak yang telah disepakati bersama. Kemudian kira-kira 5 hari setelah kesepakatan, Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) diterbitkan oleh Online Single Submission (OSS). Selanjutnya
30 hari setelahnya, Menko Bidang Perekonomian melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo, terkait persiapan ground breaking KIM Tanggamus,” terangnya.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan, atas dasar kesepakatan yang telah dilakukan, Bupati Tanggamus melalui Ketua Pokja akan melakukan tahapan berikutnya, yaitu Pemda memohon kepada Gubernur Lampung untuk memfasilitasi melalui Forum Grup Discussion (FGD). Baik terkait dengan persiapan ground breaking juga kesiapan dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang dilalui Jalan Lintas Barat Sumatera, mulai dari Kota Bandar Lampung sampai ke Kabupaten Pesisir Barat. Khususnya dalam perencanaan infrastruktur pendukung, termasuk projek strategis nasional. Demikian juga dengan terkait kesiapan tenaga kerja, agar para lulusan SMK setempat mendapatkan pelatihan dari BLK yang ada di Kabupaten Tanggamus sesuai dengan kebutuhan KIM, serta kesiapan potensi lainnya, seperti objek wisata, kuliner, penginapan, pusat perbelanjaan dan lain lain.

“Ini perlu kita lakukan agar ada keterpaduan perencanaan dan pembangunan di Kabupaten/Kota, yang terkena multiflier effect dari pembangunan KIM tersebut,” ujarnya.

Selain itu Sekda mengharapkan dukungan masyarakat Tanggamus dalam proses pembangunan KIM. “Salah satu indikator yang paling penting adalah dukungan masyarakat. Agar bagaimana masyarakat mampu menciptakan suasana yang kondusif dan ramah investasi,” harapnya.

Sekda juga menambahkan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus telah berkomitmen untuk membangun Kabupaten Tanggamus menjadi lebih maju. Baik melalui Visi dan Misi, serta Program 55 Aksi yang dicanangkan. “Terkait program 55 Aksi, memasuki masa tujuh bulan pemerintahan Bupati Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, telah banyak implementasi dari Program 55 Aksi yang dicanangkan, seperti pembangunan menara telekomunikasi, pemberian Kartu Lansia Tanggamus (KLT) dengan pelayanan homecare, penyediaan 1 ambulan 1 desa, peningkatan pembuatan akte kelahiran gratis, pelaksanaan jaringan penelitian (jarlit) buta aksara baca Al-quran, kerjasama dgn LIPI terkait dgn kajian penanggulangan bencana, studi kelayakan pembangunan jalur lingkar barat Kota Agung – Gisting, pelaksanaan MTQ Tingkat Pelajar juga pembangunan GOR Kabupaten Tanggamus yang lokasinya di Waysom, Kota Agung,” jelasnya.

“Sehingga diharapkan dengan keberhasilan Program 55 Aksi ini juga, akan menciptakan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanggamus, sejalan dengan berkembangnya KIM di Kabupaten Tanggamus. Saya bertekad bersama seluruh jajaran perangkat daerah akan berlari dalam mewujudkan program program inovatif dan menjadikan Tanggamus semakin maju, dengan dukungan penuh masyarakat,” tandasnya. (Opoy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *