Winarti Resmikan Masjid Jami Daarusalamah

TULANGBAWANG (PeNa) – Bupati Tulangbawang Winarti, meresmikan Masjid Jami’ Darussalamah di Kampung Sidodadi, Kecamatan Penawartama, Tulangbawang, Selasa (09/04/2019).

Masjid yang mulai dibangun September 2018, ini dengan menempati lahan hibah Kampung dengan luas 441 Meter persegi.

Salah satu tokoh masyarakat kampung setempat, Imam Barkoni menjelaskan, masjid Jami’ Darussalamah selesai pengerjaannya dalam waktu 7 bulan, hal ini berkat bantuan dan dukungan dari Bupati, unsur Pemda, masyarakat dan hamba Allah, sehingga masjid dengan biaya Rp.1,4 Miliar ini dapat selesai dengan mengedepankan gotong royong semua pihak.

“Selamat datang Ibu Bupati, terimakasih bisa datang dan meresmikan masjid kebanggaan kami, semoga bisa membuat masyarakat Sidodadi semakin baik akhlaknya,” ujar Imam Barkoni.

Sementara dalam sambutannya, Winarti mengajak semua masyarakat bisa memakmurkan Masjid dengan kegiatan yang bermanfaat, kelompok pengajian, juga jadikan sebagai tempat mempelajari ilmu agama.

“Mari syukuri nikmat yang kita dapat, isi pembangunan Masjid ini dengan kegiatan pendidikan, sehingga Masjid ini bisa benar berfungsi sebagai tempat beribadah dan belajar, jangan setelah dibangun malah terlantar,” Winarti

Selanjutnya, Winarti menjelaskan, bahwa banyak kegiatan Pemda yang bertujuan untuk membangun kegiatan masyarakat Kampung, seperti bantuan untuk karang taruna, bantuan ekonomi kreatif khusus pondok pesantren, bantuan ekonomi kreatif khusus wanita, dan semua merupakan bentuk pengabdian Pemerintah untuk masyarakat.

Adapun program yang digagas Pemerintah Kabupaten Tulangbawang ini, sejalan dengan program Pemerintah Pusat Presiden Jokowi, bahwa masyarakat harus dilayani dengan berbagai cara, dibina agar manfaat pembangunan bisa dirasakan masyarakat.

Sementara itu salah atau tokoh agama kampung setempat, Kiyai Maskur Alfaruq mengajak untuk mari berbuat baik guna mengisi pembangunan di Tulangbawang, karena jika Pemerintah baik, Ulamanya baik, masyarakatnya baik, maka insyaallah pembangunan akan sukses.

“Pemimpin dekat dengan Kiyai/Ulama/masyarakat, maka ia telah memiliki ciri pemimpin baik, pemimpin harus dekat dengan semuanya, kata Rosulullah, bukan kata saya,” ujar Kiyai Maskur Alfaruq.

Tulangbawang sendiri telah memiliki ini, diantaranya ada program umroh, dekat dengan ulama, 25 program BMW sudah membuktikan itu, karena menjadi pemimpin harus bisa mengayomi semua masyarakatnya. (PeNa-Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.