Hari Kerja Pertama Usai Cuti Lebaran, Pemkab Tanggamus Gelar Halal Bihalal dan Apel Pagi

KOTA AGUNG (PeNa) – Hari kerja pertama usai cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah Tahun 2019. Pemkab Tanggamus menyelenggarakan Halal Bil Halal dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, bertempat di Halaman Kantor Bupati Tanggamus, Senin (10/6).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Hj. Dewi Handajani, Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Jajaran Forkopimda, Sekdakab, Ketua TP PKK, Ketua DWP, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, Kabag dan jajaran ASN Pemkab Tanggamus serta Penceramah KH. Ahmad Yani dari Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak semua yang hadir agar dapat meningkatkan diri usai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1440 Hijriah. “Setelah satu bulan melaksanakan puasa Ramadhan, mudah-mudahan kita dapat melaksanakan peningkatan dalam segala hal, baik dalam ibadah kita maupun dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan sebagai aparatur pemerintah di Kabupaten Tanggamus,” kata Bupati.

Bupati juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan soliditas dalam pembangunan di Kabupaten Tanggamus.

Selain itu Bupati menyampaikan bahwa Ia akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program 55 Aksi yang dilaksanakan oleh OPD. “Saya juga akan melakukan evaluasi terhadap program yang dilakukan. Program 55 Aksi harus didukung oleh semua jajaran agar terlaksana dalam satu periode ini,

Dan jika ada OPD yang tidak bersungguh sungguh bekerja mendukung program ini maka sebaik nya mundur atau saya ganti,

karna 55 program aksi yg saya siapkan itu adalah untuk kepentingan orang banyak,bukan untuk di buat main main,ujar nya.

Lebih lanjut Bupati juga meminta dukungan dari semua pihak dalam melaksanakan pembangunan diberbagai bidang di Kabupaten Tanggamus. “Saya tidak dapat melakukan sendiri tanpa dukungan semua pihak. Oleh karenanya saya mengharapkan suport dan bantuan tenaga serta pikiran dari semua pihak dalam membangun Kabupaten Tanggamus menjadi lebih baik.

Dan jika ada kendala mari kita carikan jalan keluar nya bersama sama dengan mengadopsi musyawarah mufakat menuju kesatuan cara pandang demi kemakmuran Kabupaten yg kita cintai ini,tandas nya.(Opoy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *