Paripurna Istimewa Sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

LAMPUNG (PeNa) DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Lampung Masa Jabatan Tahun 2019-2024 di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Lampung, Jum’at 14 Juni 2019.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Forkopimda, Ketua Dekranasda, Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala BPK Perwakilan, Kapolda Lampung, Danlanal, Rektor, Akademisi, Bupati/Walikota, para Kepala Dinas/Badan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi dan Profesi.

Arinal dan Nunik yang memasuki ruang sidang utama diterima langsung oleh Ketua DPRD Lampung, Dedi Afrizal.

Sesaat sebelum dilakukan sidang paripurna, Dinas Pariwisata Lampung mempersembahkan penyambutan terhadap Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia dengan tari penghormatan sigeuh pungeten dilanjutkan dengan persembahan lagu “Egham Ku di Lampung”. Terakhir dikumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua DPRD Lampung, Dedi Afrizal dalam sambutannya mengatakan badan musyawarah DPRD Lampung menyepakati perihal sidang paripurna sambutan Gubernur Lampung .

Sementara dalam sambutannya, Arinal Djunaidi mengatakan suatu kehormatan bagi dirinya bersama Nunik memimpin Lampung selama lima tahun ke depan.

“Ini adalah amanah yang patut saya syukuri. Terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga diharapkan Lampung ke depannya bisa lebih baik,” kata Arinal.

Sebagai wilayah yang sangat strategis, maka Lampung merupakan wilayah yang terkoneksifitas dengan ibukota negara. Lampung merupakan wilayah yang memasok sejumlah kebutuhan pangan nasional. Begitu juga dengan potensi keindahan alam yang bisa meningkatkan pariwisata Lampung.

6 Misi

Pada kesempatan tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memaparkan enam misi “Rakyat Lampung Berjaya” dan 33 janji kerja untuk menyejahterakan rakyat Lampung selala lima tahun ke depan.

Arinal mengatakan misi “Rakyat Lampung Berjaya” artinya masyarakat yang memenuhi kondisi aman, berbudaya maju dan berdaya saing serta sejahtera melalui enam misi yang akan dilaksanakan dalam pemerintahannya. Penjelasannya ada enam.

Pertama, menciptakan kehidupan religius, berbudaya, aman dan damai. Kedua, mewujudkan good governance.

Ketiga, mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kaum difabel.

Keempat, mengembangkan infrastuktur. Kelima, membangun kekuatan ekonomi berbasis pertanian dan wilayah perdesaan. Keenam, mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan.

Menurut Arinal, enam misi itu dijabarkan melalui 33 janji kerja yang akan diterapkan ke dalam program skala prioritas.

Di bidang pertanian, misalnya, Arinal akan melakukan upaya peningkatan kesejahteraan petani melalui Program Kartu Petani Berjaya, Bea-Mahasiswa Pertanian, memberantas peredaran pupuk palsu, melakukan revitalisasi lada, peningkatan daya saing komoditas unggulan (kopi, kakao, jagung, singkong dan udang), memfungsikan BUMD untuk produk pertanian dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

Di bidang pariwisata, Arinal berjanji akan mendorong berbagai festival dan pengembangan destinasi wisata. Infrastruktur juga menjadi prioritas untuk menjamin konektivitas wilayah dan meningkatkan efisiensi produksi.

Arinal juga akan membangun pendidikan kesehatan dan keagamaan melalui berbagai program prioritas. Di bidang pendidikan antara lain dengan menjalankan program smart school dan revitalisasi sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Di bidang kesehatan, Arinal akan melakukan perbaikan kualitas layanan Puskesmas. Sedangkan di bidang keagamaan akan diwujudkan dalam bentuk program Lampung Mengaji, memperkuat kerukunan hidup umat beragama, dan memberikan insentif khusus kepada para guru honorer, guru mengaji, dan lainnya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Arinal juga berjanji akan meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik melalui Program Lampung Ramah usaha dan Reformasi Birokrasi.

“Lampung juga harus menjadi Provinsi yang ramah perempuan dan anak,” kata dia.

Arinal berharap generasi muda Lampung menjadi pemuda mandiri melalui berbagai aktivitas kompetisi dan festival seni dan olahraga antara kalangan muda berbasis komunitas. Ia akan mengembangkan kreativitas pemuda dan menggalakkan budaya malu menganggur.

Arinal juga mengajak semua elemen masyarakat untuk menciptakan kondisi Lampung yang aman dan kondusif di Lampung.

“Kita tinggalkan konflik, pertentangan dan kegaduhan politik karena perbedaan pendapat selama proses Pilgub. Mari kita kita ikhlaskan diri kita untuk membangun Lampung lebih baik lagi,” katanya. Advetorial 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.