Bhabinkamtibmas Juga Manusia Yang Merasakan Lelah 

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Wadir Binmas Polda Lampung, AKBP A.Napitupulu katakan, tindak kejahatan dapat di cegah bila instansi terkait dan masyarakat mau bersama-sama melakukan upaya pecegahan, Kamis (11/07).
“Bila terjadi kejahatan C3, jangan Polisi (Bhabinkamtibmas) yang di pertanyakan. Ada pihak lain diwilayah kejadian, yang seharusnya juga berupaya untuk melakukan pencegahan,” kata A Napitupulu.
Diketahui, lanjut A Napitupulu, sesuai dengan tiga Program Kapolda Lampung yakni, Proaktif, Patnership dan Problem Solving, petugas Direktorat Binmas Polda Lampung, telah melakukan langkah-langkah pencegahan melalui petugas Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan Door to Door Sistem (DDS) atau mendatangi rumah warga, memberikan penyuluhan tentang sadar Kamtibmas.
“Upaya telah dilakukan, tetapi masih ada kejadian. Sedangkan diwilayah itu, selain petugas Bhabinkamtibmas, ada Kepala Desa atau Lurah, Babinsa, RT dan masyarakat. Petugas Bhabinkamtibmas juga manusia yang merasakan lelah usai melaksanakan tugas, kemudian beristirahat (tidur),” terangnya.
Persoalannya, menurut A Napitupulu, tiba-tiba ada kejadian saat petugas istirahat atau petugas sedang tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan logikanya, para pelaku kejahatan tidak akan beraksi saat ada petugas. Mereka beraksi saat sasarannya tidak waspada.
Oleh sebab itu tambahnya, dibutuhkan peran serta dan dukungan dari semua pihak. Khususnya, aparat setempat untuk menggerakan masyarakatnya sadar Kamtibmas diantaranya, menggerakkan kembali Siskamling atau upaya-upaya lain.
“Upaya lain yang dapat dilakukan seperti, di wilayah Tanggamus yang menggunakan basis Informasi Tekhnologi (IT) dengan memasang CCTV di jalan, dan terkoneksi langsung dengan Handphone (HP) milik aparat pemerintah setempat, petugas keamanan dan tokoh masyarakat, sehingga bisa cepat dicegah atau diatasi,” ungkapnya.
Oleh:obin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *