Cerita Anggota Brimob Lampung Ikut Pengamanan Pilpres di Jakarta

BANDARLAMPUNG (PeNa), Selama satu bulan setengah bertugas mengamankan suasana Perselishan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan wakil Presiden 2019, di Kantor Bawaslu, Jakarta.

Komandan Detaseme Gegana Brimobda Polda Lampung, AKBP. Bambang Yudo, katakan pengamanan suasana PHPU 2019, di kantor Bawaslu, sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi seluruh personel, saat di Mako Brimob Polda Lampung, Rawalaut, Pahoman, Bandar Lampung, pada Rabu (3/7) pagi.

Komandan Detaseme Gegana Brimobda Polda Lampung, AKBP. Bambang Yudo mengatakan, Pengamanan suasana PHPU 2019, di kantor Bawaslu, sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi seluruh personel.

“Pengamanan suasana PHPU 2019, merupakan waktu penugasan yang cukup panjang. Demi menjalankan tugas negara dan kewajiban, kami harus rela meninggalkan sanak keluarga, apa pun resikonya,”kata Bambang Yudo.

Mengenai suka duka selama menjalankan tugas, lanjut Bambang Yudo, saat pengamanan aksi demo, pada 22 Mei 2019 lalu, ada personel yang terluka akibat aksi masa yang anarkis, tetapi itu sudah menjadi resiko tugas bagi seluruh personel untuk mengamankan dan menjaga situasi di kantor Bawaslu tetap kondusif.

“Sebagai manusia biasa, sudah pastinya kami rindu keluarga. Terlebih lagi bertepatan dengan moment lebaran (Idul Fitri 1440 H), kami tidak bisa berkumpul dan merayakannya bersama keluarga,”ujarnya, seraya terseyum didampingi istri.

Disisi lain, salah seorang anggota Brimob Polda Lampung, Briptu. Jaja Perwiro, didampingi istrinya Erika, nampak tak ingin melepaskan putrinya, Arsyifa yang berusia tiga tahun dari gendogannya. Begitu pula dengan putrinya Arsyifa seperti tak ingin melepaskan ayahnya dan beberapa kali memeluk dan menciumi pipi ayahnya (Jaja Perwiro), yang telah lama meninggalkannya, demi melaksanakan tugas negara.(obin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.