PWI Pesawaran Kembali Gelar Sosialisasi UU Pers

PESAWARAN-(PeNa), Pendidikan dan pelatihan matematika guru sekolah dasar bersama Takukagi Sejahtera Mandiri (TSM) digelar di Balai Desa Kutoarjo Kecamatan Gedong Tataan, Senin (19/08/2019).

Kasi Pendidikan Maryadi mengungkapkan banyak oknum yang datang ke sekolah meminta data dengan memaksa.
“Ya, bapak dan ibu sekalian, jangan sungkan menanyakan identitas pers dan apa yang mau dikonfirmasikan. Jika, oknum tersebut ujung-ujungnya meminta uang bensin atau uang apalah namanya ya jangan dianggap beban. Bilang aja,tidak ada uang untuk itu, ” kata Maryadi.
Menurutnya, seorang journalis hanya diperkenankan untuk mencari informasi sebagai materi pemberitaan. Bukan untuk menakut nakuti atau meminta uang kepada nara sumber.
“Kalau menanyakan materi pemberitaan ya tolong dijawab sesuai dengan apa yang diketahui, jangan berbelit belit. Karena memang wartawan ya tugasnya mencari materi berita untuk kemudian dikirimkan ke redaksi yang selanjutnya untuk diterbitkan atau ditayangkan, ” ujar dia.
Ditegaskan, bahwa untuk wartawan yang tergabung di lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran sudah hampir seluruhnya memenuhi uji kompetensi yang dibuat Dewan Pers.
“Insha Allah, wartawan PWI hampir seluruhnya sudah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Dewan Pers. Artinya, dalam menjalankan tugasnya selalu mengedepankan etik jurnalistik dan berdasarkan pada undang undang pers yang berlaku, ” tegas dia.
Kegiatan tersebut berlangsung sangat sumringah, baik peserta maupun pemateri yang dilakukan oleh pengurus PWI Kabupaten Pesawaran. Berbagai pertanyaan juga diungkapkan, sehingga nampak komukatif dalam memahami sosialisasi undang undang pers.
Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.