Tokoh NU Himbau Warganya untuk Tidak Ikut Demo Ahok

Samsul Hadi.net

TANGGAMUS (PeNa) – Tokoh Nahdalatul Ulama (NU) Kabupaten Tanggamus yang juga Wakil Bupati, Samsul Hadi, memastikan tidak ada warga NU yang ikut serta aksi damai III.
Hal tersebut menyusul wacana aksi damai akan kembali digelar oleh ormas islam menuntut Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Ia menyampaikan, warga NU Kabupaten Tanggamus menyerahkan sepenuhnya terkait status hukum ahok kepada pihak yang berwenang, terlebih saat ini statusnya telah ditetapkan sebagai tersangksa dan akan menunggu proses hukum lebih lanjut.
Untuk itu, lanjutanya warga NU khususnya Kabupaten Tanggamus, tidak akan ikut serta menggelar aksi damai yang rencananya akan di gelar 2 Desember, 2016.
“Kami dari awal (Demo tanggal 14) memang telah mengimbau kepada warga NU, agar tidak ikut serta, dan alhamdulillah warga NU mematuhinya, dan begitu juga saat ini, kita percayakan saja kepada proses hukum, kepada pihak yang berwenang,”kata Samsul Hadi, Minggu (20/11).
Lebih lanjut, Samsul menekankan kepada seluruh masyarakat Tanggamus, untuk mengedepankan toleransi hidup beragama, hal ini mutlak dilakukan karena bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras, dan golongan. Dan ia juga menyampaikan diperlukan juga sikap saling menghormari satu dengan yang lainnya, agar kehidupan serta tujuan pembangunan dapat tercapai.
“Kita juga pada hari ini, akan berkeliling di berbagai kecamatan, seperti di Kecamatan Air Naningan, Bulok, untuk memberikan pesan-pesan moral, terhadap permasalahan yang terjadi akhir-akhir ini,” ujarnya.
Disisi lain, Wabup menambahkan pada Senin 20 November, NU Kabupaten Tanggamus akan melantik pengurus NU serta ranting di Kecamatan Semaka, yakni di pekon Kacapura, pada hari yang sama dilanjutkan pelantikan pengurus NU kecamatan yang akan dilaksanakan di kecamatan Gisting.
“Ada sekitar sembilan kecamatan yang akan kita lantik, dan kita juga nantinya akan mengimbau kepada pengurus NU, yang nantinya akan dilantik untuk mengedepankan tasamuh atau toleransi beragama, dan itu wajib dilaksankan bagi semua warga NU,” tukasnya. Opoy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *