Bakauheni – (PeNa), Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa langsung melonjak di H+1. Sebanyak 91.657 penumpang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni dan pelabuhan pendukung dalam 24 jam, Minggu (23/3/2026). Angka ini naik 58,6% dibanding tahun lalu yang mencapai 57.801 orang.
Lonjakan juga terjadi pada pergerakan kendaraan. Total 25.332 unit menyeberang ke Jawa atau naik 70,4% dari tahun sebelumnya. Rinciannya, sepeda motor mencapai 11.176 unit (naik 87%) dan mobil 12.495 unit (naik 53,8%). Truk tercatat 1.294 unit atau melonjak 153,2%, sementara bus mencapai 367 unit atau naik 42,8%.
General Manager ASDP Bakauheni, Partogi Tamba, menyebut lonjakan ini sudah diprediksi seiring mulai bergeraknya arus balik.
“Lonjakan penumpang di H+1 memang cukup signifikan. Kami melihat masyarakat mulai kembali ke Pulau Jawa lebih awal,” ujar Partogi.
Ia memastikan operasional pelabuhan tetap berjalan optimal dengan dukungan armada yang dimaksimalkan.
“Kami mengoperasikan 159 trip kapal dalam 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang dan kendaraan,” katanya.
Arus Balik, Kendaraan Ikut Melonjak
Partogi menambahkan, peningkatan tidak hanya terjadi pada penumpang, tetapi juga seluruh jenis kendaraan, termasuk logistik.
“Kenaikan kendaraan terutama roda dua dan truk cukup tinggi. Ini menandakan mobilitas masyarakat dan distribusi barang berjalan bersamaan,” jelasnya.
Untuk menjaga kelancaran, ASDP terus mengatur pola operasi dan mempercepat layanan bongkar muat.
“Kami fokus pada percepatan layanan di pelabuhan agar tidak terjadi antrean panjang, terutama pada jam-jam padat,” tambah Partogi.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+1, total 572.270 penumpang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa atau naik 11,8% dibanding tahun lalu. Sementara total kendaraan mencapai 127.363 unit atau meningkat 19,7%.
Sebaliknya, arus dari Jawa ke Sumatera di H+1 tercatat 42.661 penumpang dengan total 9.661 kendaraan. Angka ini masih lebih rendah dibanding arus balik dari Sumatera ke Jawa yang mulai mendominasi.






