BANDARLAMPUNG – (PeNa), Pencarian bocah berusia 10 tahun yang hanyut saat mandi hujan di Jalan Indra Bangsawan, Gang A. Hamid, Kelurahan Rajabasa Induk, Kota Bandar Lampung akhirnya berakhir duka.
Korban berinisial S ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 08.15 WIB, setelah dua hari tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif di aliran drainase dan sungai sekitar lokasi kejadian.
Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Ridho Afriza mengatakan pihaknya menerima laporan adanya anak hilang pada Jumat (6/3) malam. Setelah laporan diterima, tim rescue langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan.
“Tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran serta pencarian secara visual di sekitar lokasi korban hanyut,” kata Ridho.
Pada hari pertama pencarian, tim masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Arus air yang deras serta kondisi drainase yang dipenuhi lumpur membuat proses pencarian berjalan cukup sulit.
Pencarian Diperluas Hingga 4 Kilometer
Memasuki hari kedua operasi SAR, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran hingga sekitar 4 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.
Selain penyisiran manual, tim juga memanfaatkan teknologi drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara dan mempercepat proses pencarian di sepanjang aliran air.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu pagi.
“Sekitar pukul 08.15 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi kejadian awal dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Ridho.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Ridho menambahkan, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk dihentikan dan dinyatakan selesai serta seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” pungkasnya.
Sebelumnya, bocah tersebut dilaporkan terbawa arus banjir saat bermain dan mandi hujan di kawasan Jalan Indra Bangsawan, Gang A. Hamid–Gang Toyib, Kelurahan Rajabasa Induk, Jumat (6/3).
Dalam video yang beredar, ketinggian air saat kejadian bahkan mencapai dada orang dewasa dengan arus yang cukup deras. Kondisi itulah yang diduga membuat korban terseret aliran air hingga akhirnya hilang dari pengawasan warga sekitar.






