Bocah Hanyut di Campang Raya Ditemukan Tewas

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Pencarian bocah yang hanyut di aliran sungai Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, berakhir duka. Korban ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (7/3) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Diki Cahyana (9), warga Jalan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Ia sebelumnya dilaporkan terseret arus sungai saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Jumat (6/3) petang.

Bacaan Lainnya

Saat kejadian sekitar pukul 18.30 WIB, Diki bersama sejumlah temannya berada di pinggir sungai untuk mencari ikan. Diduga korban terpeleset, lalu jatuh ke aliran sungai hingga akhirnya hanyut terbawa arus deras.

Laporan mengenai peristiwa itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung sekitar pukul 19.30 WIB. Tim rescue kemudian segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian.

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian Hari Kedua Diperluas Hingga Hilir Sungai

Operasi pencarian dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan memperluas area penyisiran hingga beberapa kilometer ke arah hilir sungai. Tim SAR gabungan membagi personel dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung yang diwakili Dantim Rescuer Roby Hero mengatakan pencarian hari kedua dilakukan dengan memperluas jangkauan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

“Pada hari kedua operasi SAR, tim memperluas area pencarian dengan membagi personel menjadi dua SRU. Sekitar pukul 11.00 WIB korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada jarak kurang lebih empat kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujarnya.

Setelah korban ditemukan, tim SAR langsung melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Roby menambahkan, dengan ditemukannya korban maka operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan melibatkan personel Kantor SAR Lampung, awak KN SAR Basudewa, Polsek Tanjung Bintang, Damkar Lampung Selatan, Babinsa, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *