Dua Pengojek Bentrok,Sopir Angkot Jadi Korban

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Sopir angkot jurusan Sukarame-Tanjungkarang, Anggiat T Saphutar terkena tusukan benda tajam di dada sebelah kiri saat melerai pengojek online dan pengojek pangkalan yang sedang berkelahi, Jumat (27/10).
Menurut keterangan saksi,Daud Rusli yang juga teman korban mengatakan bahwa proses kejadian tidak diketahuinya. Dan yang jelas pertengkaran berlangsung di jalan Pulau Sebesi,Sukarame Bandarlampung. Saat itu korban dalam kondisi terhuyung sambil memegang dada sebelah kirinya yang terluka. “Saya tidak tahu persis kejadiannya, namun saat itu saya melihat rekan saya sudah memegangi dada terkena tikaman senjata tajam,” kata dia.
Diungkapkan, dari informasinya terjadi pertengkaran antara sopir gojek dengan sopir ojek pangkalan, lantaran masalah penumpang. Korban yang berada dilokasi mencoba melerai, namun naas malah korban yang terkena tikaman senjata tajam. “Melihat itu, kami langsung membawanya ke Rumah Sakit Imanuel,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Daud Rusdi, pihak kepolisian khususnya petugas Polsek Sukarame bisa cepat menangkap pelakunya. “Kita meminta kepada petugas, dalam waktu 1×24 jam harus bisa menangkap pelakunya dan menghukumnya sesuai dengan perbuatannya,”pintanya.
Sedangkan koordinator mitra gojek, Miftahul Huda mengungkapkan, pertengkaran antara mitra gojek dengan sopir ojek pangkalan bukan tidak ada sebabnya. “Saat mitra gojek bernama, Andi datang kelokasi ingin menjemput penumpang, mendapat intimidasi dan dipukul oleh sopir ojek pangkalan sehingga terjadi pertengkaran tersebut,” tutur Miftahul Huda.
Mengenai bukti saat kejadian sambungnya, mitra gojek memiliki videonya, karena itu Andi langsung ke Polsek Sukarame. “Terkait dengan kejadian penusukan terhadap sopir angkot tidak tahu siapa pelakunya. Mengenai Atribut seperti jaket gojek, perlu diketahui banyak jaket mitra gojek yang diambil oleh Pokbal dan jaket gojek bisa di beli karena harganya hanya Rp 170 ribu,” ungkapnya.
Mengenai peristiwa pertengkaran yang berujung terjadinya penusukan terhadap sopir angkot, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol. Murbani Budi Pitono menegaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku penusukan.
“Dari lokasi petugas telah menyita barang bukti berupa satu unit motor dan sarung senjata tajam yang diduga milik pelaku. Untuk senjata tajam yang digunakan masih dicari petugas,” tegasnya.
Masalah pertengkaran, pihaknya mengutamakan upaya perdamaian diantara pihak yang bertengkar. “Kita upayakan mediasi, untuk itu kita kita harapkan  Pemda bisa mencarikan solusi yang terbaik agar permasalahan ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. PeNa-obi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *