Kejuaraan Tinju Amatir Lampung Cetak Petarung Muda

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Tinju merupakan cabang olahraga bela diri yang menguji teknik pukulan, ketahanan fisik, serta kecerdasan taktik atlet di atas ring, dengan aturan ketat untuk menjamin keselamatan dan keadilan dalam setiap pertandingan.

Olahraga kompetitif berperan membentuk disiplin, sportivitas, serta mental bertanding generasi muda, sekaligus menjadi jalur pembinaan atlet agar memiliki kesiapan menghadapi level persaingan nasional hingga internasional.

Bacaan Lainnya

Kejuaraan tinju digelar sebagai sarana pembinaan dan seleksi atlet potensial, sekaligus pemetaan kualitas sasana di daerah, agar pembinaan berjalan terarah dan berkesinambungan menuju prestasi yang lebih tinggi.

Kejuaraan hasil kolaborasi Polresta Bandar Lampung dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia Lampung ini diikuti 236 atlet dari berbagai sasana, termasuk 10 atlet Palembang dan dua atlet dari Martapura, Sumatera Selatan.

Ajang Seleksi Bakat Petinju Daerah

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto menilai kejuaraan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda menyalurkan bakat di olahraga tinju sekaligus membentuk karakter bertanding yang sehat dan kompetitif.

“Kita berharap lahir atlet-atlet Lampung yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan kemampuan terbaik di atas ring,” tegas Sumarto.

Ketua DPRD Provinsi Lampung sekaligus Ketua Perbati Lampung, Ahmad Giri Akbar, menilai kejuaraan ini penting sebagai ajang pembinaan berkelanjutan yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah dan latar sasana.

“Atas nama Perbati, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Kejuaraan ini menjadi ajang pencarian bakat dan kami berharap kolaborasi ini terus terjalin,” katanya.

Panitia pelaksana, Peter, menjelaskan pertandingan digelar dalam tujuh kategori, mulai Elite, Youth, Junior, School Boys, Semi Junior, Mini Junior, hingga Pra Mini Junior, termasuk kelas berat sampai 90 kilogram.

“Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan dan penyerapan bibit atlet potensial. Kami berharap dari 236 atlet yang bertanding dapat lahir petinju yang mampu menembus tingkat nasional,” ujarnya.

Seluruh pertandingan digelar selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Februari 2026, setiap hari pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan pengawasan wasit resmi dan pendampingan medis di arena.

Wakapolda Lampung secara resmi membuka Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026 di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (13/2/2026) malam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *