Jelang Ramadhan Harga Telur Diharapkan Stabil

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1439Hijriah,diharapkan harga telur konsumsi stabil dan selalu sedia dipasaran. Untuk itu, Satgas Pangan Provinsi Lampung terus melakukan pantauan dilapangan.
Ketua Asosiasi SAR Petelur Nasional Cabang Lampung, Yeni Sulistyani, dukung Satgas Pangan Provinsi Lampung menstabilkan harga telur di Lampung, Rabu (23/5) sore.
“Dengan adanya kerjasama anggota yang berada di Kabupaten, tentunya kita mendukung langkah pemerintah (Satgas Pangan Provinsi Lampung) dalam menstabilkan harga dan kebijakan mengadakan pasar murah bagi masyarakat,” kata Yeni Sulistyani.
Menurutnya, persoalan naik turunnya harga telur pasti terjadi, namun dengan adanya Asosiasi dan di setiap Kabupaten ada pengurusnya semua persoalan pasti akan tertangani dengan baik. Misalnya, persoalan perbedaan tingginya harga di wilayah Jakarta sementara harga di Lampung rendah. Itu karena permintaan atau kebutuhan telur di Jakarta sangat banyak sehingga harganya tinggi.
“Dalam mengatasi persoalan itu, Asosiasi punya kebijakan sendiri. Pertimbangannya, bila kita juga menaikan harga di Lampung, maka Distributor dari Provinsi lain akan masuk ke Lampung dan dampaknya harga pada Distributor yang berada di Lampung menjadi tidak stabil. Begitu pula dengan terlalu murahnya harga telur di Lampung, dampaknya di Lampung telur akan langka atau tidak kebagian sama sekali karena disuplay ke Provinsi lain yang harganya lebih tinggi,” terangnya.
Oleh sebab itu, Asosiasi sangat mendukung kinerja Satgas Pangan Provinsi Lampung, melakukan pemantauan dan mestabilkan harga dengan sewajarnya. “Hari ini harga telur di kandang sekitar sekitar Rp 20.500 per Kg. Sedangkan di tingkat eceran harga telur sekitar Rp 23.000 hingga Rp 23.500. Diprediksi beberapa hari kedepan harga telur akan cenderung turun,” tegas dia. PeNa-obi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *