Warga Pesawaran Tak Ada Lagi Yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

PESAWARAN-(PeNa), Seluruh warga Kabupaten Pesawaran kini sudah tidak ada lagi yang terkonfirmasi positif, enam orang yang sebelumnya terkonfirmasi positif covid-19 sekarang telah sembuh dan dinyatakan negatif.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran Dr. Aila Karyus mengatakan bahwa kondisi orang yang beberapa waktu lalu terkonfirmasi positif covid-19, kini sudah sembuh sesuai dengan hasil pemeriksaan SWAB.
“Dari data yang kita miliki, ada enam warga Kabupaten Pesawaran yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang terdiri dari empat warga Kecamatan Gedong Tataan dan dua warga Kecamatan Teluk Pandan, namun, semuanya sudah dinyatakan sembuh, termasuk yang terbaru dua tenaga kesehatan kita,” kata dia, Ahad (31/05/2020).
Menurutnya, dua Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Pesawaran yang sebelumnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, akhirnya dinyatakan sembuh setelah dua kali dilakukan pemeriksaan SWAB.
“Ya, berdasarkan pemeriksaan SWAB dua kali dan hasilnya negatif, dua tenaga kesehatan kita yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu Ny. TKH (58) dan Ny EL (45), akhirnya dinyatakan sembuh, dan untuk satu lagi tenaga kesehatan yang juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, pasien tersebut merupakan warga Bandar Lampung, sehingga penanganannya merupakan kewenangan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung,” ujar dia.
Dijelaskannya, berbagai upaya telah dilakukan oleh tim GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran dalam penanggulangan Covid-19. Bersama seluruh elemen dan masyarakat di Bumi Andan Jejama, penanganan covid-19 dapat dilakukan secara maksimal.
“Dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19, Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran telah melakukan kegiatan, antara lain Sosialisasi Pencegahan dan Mitigasi Penularan Covid-19, Sterilisasi/ Desinfeksi tempat umum dan fasilitas sosial, Penyiapan Sarana dan Prasarana Kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, APD Petugas Medis dan Non Medis), Penutupan Tempat Wisata, Pelaksanaan Rapid Test, Pendirian Posko Skrining (screening), Pembagian Masker, Pemantauan dan penanganan ODP, PDP, OTG serta Pasien Komfirmasi,” jelas dia.
Bahkan, kata dia, bukan hanya terkait dengan pencegahan dan penanganan Covid-19, tapi juga dampak ekonomi terhadap masyarakat akibat pandemi tersebut.
“Untuk penanganan dampak ekonomi dan social sebagai imbas dari pandemi, Pemerintah Daerah telah melaksanakan berbagai kegiatan antara lain Subsidi pengamanan bahan pangan untuk pedagang dan IKM, Penyediaan bahan pangan social safety net keluarga miskin yang memiliki dampak resiko sosial akibat Covid-19, Pemberian bantuan berupa beras kepada keluarga miskin terdampak Covid-19 diluar penerima PKH, Santunan bantuan sosial bagi PMKS 200 orang (lansia, anak terlantar, disabilitas, Santunan ahli waris jika ada korban meninggal dunia akibat Covid, dan santunan bantuan jaminan hidup bagi keluarga terdampak Covid-19,” ungkap dia.
Ia pun berharap, kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti himbauan Pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kami juga ingin meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran, agar seluruh anggota dan tim GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran selalu diberikan kesehatan dan keselamatan, sehingga dapat selalu bertugas dengan baik, terutama dalam penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pesawaran,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *