ABPEDNAS Pesawaran Terbentuk, Langsung Kawal Program Presiden

P E S A W A R A N -(PeNa), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Pesawaran telah terbentuk, para Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pesawaran masa bakti 2025-2030 dilantik di Aula Pemda Kabupaten setempat, Senin (19/10/2026).

 

Pada pelantikan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyoroti arah kebijakan Presiden terkait penguatan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat, mulai dari optimalisasi Koperasi Merah Putih, Danantara, program hilirisasi, hingga pemenuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sekolah gratis.

 

“Ada MBG, Kampung Nelayan, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga pembangunan infrastruktur jembatan. Inilah rentetan program yang pro-rakyat. Tugas kita di daerah adalah memastikan dan mengawal program pemerintah pusat ini agar terealisasi dengan baik di tingkat bawah,” kata Anton, panggilan akrab Ketua DPC ABPEDNAS yang juga menjabat Wakil Bupati Pesawaran.

 

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh anggota BPD untuk aktif bergerak sebagai penyambung lidah dan pengawas jalannya roda pembangunan.

 

“Teman-teman BPD harus mampu menjadi mata, mulut, dan telinga pemerintah pusat dalam mengawal pembangunan di daerah. Tugas ini tidak mudah. Tanpa kerja sama yang solid, program-program pro-rakyat ini tidak akan sampai ke desa-desa,” tutur dia.

 

Melengkapinya, Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekretaris DPD Lampung Hanafiah, memberikan apresiasi khusus kepada DPC ABPEDNAS Pesawaran yang bergerak cepat dalam mengonsolidasikan pengurus di tingkat kecamatan.

 

“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Kita semua memahami bahwa desa adalah fondasi utama pembangunan nasional. Dalam konteks tersebut, ABPEDNAS memegang peran yang sangat strategis. Bersama kepala desa, anggota ABPEDNAS harus mampu menjalankan peran, tugas, dan wewenangnya dengan baik. Bangun komunikasi yang harmonis demi kemajuan desa,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *