Bupati Pesawaran Wujudkan Mimpi Warga Bogorejo Jadi Kenyataan

PESAWARAN-(PeNa), Bupati Pesawaran telah mewujudkan mimpi puluhan tahun warga Dusun Sidomulyo Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan menjadi kenyataan.
Demikian diungkapkan Mbah Slamet (99) warga setempat saat peresmian penyalaan listrik dari PT PLN (Persero) Lampung oleh Bupati Dendi Ramadhona di Balai Dusun setempat, Selasa (18/08/2020).
“Sedusun ini akhirnya dapat menikmati listrik PLN, Alkhamdulillah Pak Bupati Dendi telah mewujudkan mimpi kami. Tak bisa banyak bicara, hanya mendoakan semoga beliau sehat selalu aamiin, ” kata dia yang juga menerima tali asih dari Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona karena dianggap sebagai saksi sejarah perjuangan kemerdekaan.
Ekspresi kegembiraan dan rasa syukur juga tergambar dari puluhan warga yang datang pada kegiatan tersebut. Wajar, pasalnya impian mereka sejak 1961 agar daerahnya dapat diterangi listrik akhirnya dapat diwujudkan.
Dalam sambutannya, mewakili masyarakat setempat, Meisiswanto mengatakan, bahwa sudah puluhan tahun warga memimpikan daerahnya dapat diterangi listrik, dan pada tahun ini impian tersebut dapat diwujudkan oleh pemerintah desa dan juga pemerintah Kabupaten Pesawaran.
“Rasa senang dan bahagia bercampur aduk dalam diri kami, karena selama saya tinggal disini listrik belum sama sekali masuk ke daerah kami, dan tepat pada perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, tempat tinggal kami diterangi listrik,” kata dia.
Mewakili 70 kepala keluarga yang berada di Dusun 8 Desa Bogorejo, ia mengucapkan terimakasih, baik kepada pemerintah desa dan juga Bupati Pesawaran karena telah memfasilitasi pemasangan jaringan listrik ke dusun mereka.
“Banyak pihak yang telah membantu terwujudnya mimpi kami, seperti PTPN VII yang telah memberikan izin pohon karetnya diperbolehkan untuk ditebang agar dapat dilalui kabel, kemudian juga PT PLN, dan juga Pak Dendi selaku Bupati Pesawaran yang telah mewujudkan cita-cita kami ini,” ungkap dia.
Kemudian, Kepala Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan Hermansyah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Pesawaran yang telah merespon apa yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya warga Dusun Sidomulyo atau Dusun 8.
“Atas nama masyarakat, sebagai kepala desa juga mengucapkan banyak terima kasih kepada PT PLN, PTP VII Way Berulu dan khususnya kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang telah merealisasikan listrik masuk desa secara cepat, ” kata dia.
Kepala Rayon PT PLN Pringsewu Sujadi mewakili GM PT PLN Lampung Padapotan Manurung mengaku haru dan bangga atas kekompakkan masyarakat setempat.
“Selama bertugas, baru kali ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat setelah apa yang dikerjakan yakni mengaliri listrik PLN. Terima kasih dan saya berpesan, mari sama-sama menjaga jaringan dari gangguan seperti binatang pukang dan ranting pohon serta layangan. Untuk itu, kami telah bersurat kepada Kades, Camat dan Pemda untuk hal itu, ” kata dia.
Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa diakhir masa jabatannya selaku Bupati Pesawaran sudah  hampir 100% wilayah di Bumi Andan Jejama sudah teraliri listrik.
“Tugas saya ini, tinggal di Pulau Legundi yang masih belum teraliri listrik, namun kemarin saya dan PLN telah mengirimkan disel agar bisa digunakan untuk masyarakat agar dapat menerangi disana, dan saya juga terus berusaha agar daerah tersebut dapat segera dialiri listrik,” kata dia.
Menurutnya, dengan dialiri listrik PLN di Dusun 8 Desa Bogorejo tersebut, bukanlah suatu prestasi selaku bupati, melainkan memang sudah menjadi kewajiban dirinya sebagai pemimpin di Pesawaran untuk mewujudkan impian masyrakatnya.
“Ini sudah kewajiban saya selaku kepala daerah, untuk membuat masyarakat saya merasa merdeka dari segala hal, salah satunya merdeka dari kegelapan, dan hal itu saya wujudkan di Dusun 8 Desa Bogorejo ini,” ujar dia.
Dirinya berharap, dengan sudah dialiri listrik ini, dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, karena listrik menjadi salah satu penunjang untuk investor datang.
“Kedepannya saya akan berusaha, agar infrastruktur yang ada di dusun 8 ini dapat terpenuhi, sehingga masyrakat disini tidak merasa tertinggal lagi,” tegas dia.
Kegiatan tersebut dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan, diantaranya cuci tangan menggunakan air sabun di air mengalir, mengenakan masker dan tidak melakukan kontak fisik serta cek suhu badan.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *