Edarkan Narkoba, Polisi Ringkus Terduga Bandar

P E S A W A R A N – (PeNa), Petugas Satresnarkoba Polres Pesawaran mengamankan dua pelaku terduga pengedar narkoba jenis sabu didua tempat berbeda, Selasa (22/03/2022). 
Kedua pelaku tersebut adalah Iqbal Kurniawan (19) warga Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong yang berhasil diringkus usai bertransaksi di pinggir Jalan Desa Teba Jawa Kecamatan Kedondong dengan barang bukti satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,19 gram dan uang tunai Rp.20.000,-.
Kemudian, pelaku yang diduga sebagai bandar atas nama Rozin Almuttaqin (40) warga Desa Gunung Sugih Kecamatan  Kedondong yang diamankan dirumahnya dengan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran sedang yang didalamnya terdapat 3 (tiga) bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat (0, 49gram) dan 1 (satu) buah kotak plastik warna bening serta uang tunai Rp. 900.000,- yang diduga hasil penjualan.
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa ungkap kasus tersebut dilakukan berdasar LP/A/182/III/2021/SPKT. Res Narkoba/Polres Pesawaran/polda lampung, tanggal 22 Maret 2022 dan LP/A/183/III/2021/SPKT. Res Narkoba/Polres Pesawaran/polda lampung, tanggal 22 maret 2022.
“Berdasarkan laporan informasi masyarakat bahwa tersangka berperan sebagai perantara (kurir) Narkotika jenis sabu selanjutnya Anggota Satres Narkoba Polres Pesawaran melakukan penangkapan terhadap tersangka saat membawa sabu pesanan seseorang di TKP, dari keterangan tersangka bahwa dirinya mendapat upah Rp. 20.000,-, ” kata dia  Rabu (23/03/2022).
Kemudian, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Pesawaran guna mempermudah pemeriksaan oleh penyidik dalam mengembangkan dan mendalami kasusnya agar lebih cepat terungkap ketika adanya keterlibatan pelaku lainnya.
“Pengembangan dari tersangka IK, diperoleh keterangan bahwa narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan tersebut diperoleh dengan cara membeli dari tersangka  berinisial RA dan kemudian petugas berhasil  mengamankannya dirumah dengan barang buktinya, ” ujar dia.
Pemeriksaan penyidik, kedua tersangka  terbukti melanggar Pasal 114 ayat (1)  atau pasal 112 ayat (1)  UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan paling lama hukuman penjara seumur hidup.
“Kami tekankan kepada masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Pesawaran untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban, informasikan atau laporkan manakala ada kegiatan yang mencurigakan. Tidak ada tempat untuk narkoba, dan keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan guna memeranginya, ” tegas dia.
Ia juga menghimbau, agar masyarakat yang belum menerima vaksin untuk segera menghubungi pemerintah desa setempat atau dapat langsung datang di gerai vaksin ditempat-tempat yang telah dijadwalkan.
“Silahkan hubungi desa atau langsung datang di gerai vaksin untuk dilakukan vaksinasi, baik dosis 1 dosis 2 maupun dosis 3 atau booster. Vaksin sangat membantu tubuh dalam mencegah penyebaran virus covid-19, ” tutupnya.
Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.