Polisi Tak Inginkan Miras Oplosan Dan Narkoba

PESAWARAN-(PeNa), Kepolisian tidak menginginkan adanya minuman keras (Miras)  dan narkoba ada ditengah masyarakat. Demikin disampaikan Kapolsek Gedong Tataan Kompol Bunyamin mewakili Kapolres AKBP Syaiful Wahyudi pada Pengajian peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Nurul Iman Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (12/4) malam.
Kegiatan pengajian tersebut dilangsungkan dengan seksama dan tertib. Kesempatan itu, Kompol Bunyamin meminta kepada masyarakat untuk menjauhi miras dan narkoba. “Waspada dan jauhi miras serta narkoba, apalagi miras oplosan seperti yang sedang marak dilakukan di daerah lain,” kata dia.
Menurutnya, kondisi jelang pemilu baik pemilihan gubernur maupun pemilihan presiden dan legislatif. “Jelang pemilu, kita menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan kondisi lingkungan. Karena tahun 2018 adalah tahun politik jangan sampai beda pilihan  pada saat pilkada menjadi terpecah persatuan,” ujar dia.
Selain soal dampak negatif pada tahun politik dan miras serta peredaran narkoba, Bunyamin juga mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak lekas terpengaruh dengan berita bohong atau hoax. “Kita tekankan, masyarakat hendaklah waspada terhadap paham radikal dan hoax atau berita bohong yang dapat menimbulkan fitnah,” ucap dia.
Ditegaskan, terkait panggung hiburan organ tunggal yang kerap dilangsungkan oleh masyarakat saat hajatan atau acara hari-hari tertentu harus disudahi dan jangan sampai malam hari. “Untuk masyarakat yang akan melangsungkan hiburan organ tunggal, jangan sampai malam hari. Karena banyak menimbulkan permasalahan jika dilakukan. Kepada anak-anak muda atau yang baru saja menyelesaikan ujian akhir, diinformasikan Polres Pesawaran sedang ada penerimaan calon anggota Polri tanpa biaya alias gratis, ” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *