BANDARLAMPUNG (PeNa), Seluruh elemen dan tokoh di Lampung berkomitmen menolak gerakan people power. Demikian terungkap pada acara Multaqo di Hotel Novotel, Senin (20/05).
Giat yang menginginkan Indonesia damai tersebut dihadiri oleh Ulama, Cendikiawan Muslim, dan Tokoh Lintas Agama. Ketua Umum MUI Provinsi Lampung, KH Kahiruddin Tahmid mengatakan bahwa kesepakatan tersebut juga guna menjaga menjaga kondusifitas Lampung dan menolak People Power.
“Kami berkomitmen dan sepakat menjaga kondusifitas Lampung untuk Indonesia damai pasca pesta Demokrasi,” kata dia.
Menurutnya, saat ini masyarakat harus diingatkan kembali semangat untuk terus menumbuhkan kesetiaan kepada Pacasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika untuk mencegah dan melawan bentuk provokasi, fitnah dan kekerasan.
“Pengerahan massa (People Power) lebih bayak banyak mudlarat, membawa efek negatif dan tidak sejalan dengan prinsip agama Islam yang cinta damai. Semua harus bisa menerima hasil keputusan KPU pada 22 Mei 2019 mendatang. Siapa pun yang terpilih itu atas kehendak Allah SWT, ingat ada pesta demokrasi lagi di lima tahun menadatang, karena itu merupakan agenda Nasional. Kami sangat mengapresiasi atas kinerja TNI dan Polri yang telah berhasil menjaga keamanan Pemilu 2019 di Lampung,” ungkapnya.
Oleh: obin






