P E S A W A R A N -(PeNa), Farifki Zulkarnaen Arif salah satu Tokoh Adat Lampung Bumi Andan Jejama dengan gelar Suntan Junjungan Makhga sesalkan perilaku bakal calon bupati (Bacalonbup) Aries Sandi Dharma Putra yang diduga arogan ketika dikonfirmasi wartawan usai jalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Sabtu (31/08/2024) kemarin.
Menurutnya, sebagai bakal calon pemimpin seharusnya Aries Sandi mampu menahan tutur katanya terlebih kepada jurnalis yang memiliki kewajiban mengkonfirmasi kepada nara sumber dalam menulis berita sebelum ditayangkan.
“Saya baca berita pagi ini karena banyak yang share tentang sikap calon Bupati Pesawaran yang terkesan arogan kepada wartawan, tentu saya sangat menyayangkan, bukan karena pribadi, namun status yang bersangkutan sebagai calon Bupati,” kata Suntan Junjungan Makhga,Minggu (01/09/2024).
Ia juga menerangkan, konfirmasi dan wawancara doorstop yang dilakukan oleh wartawan merupakan hal yang biasa dan sebagai nara sumber hendaknya menyikapi dengan baik, karena hasil liputan wartawan itu pula yang membantu calon-calon bupati untuk diketahui khalayak.
“Apa dia tidak tau bahwa wartawan atau pers itu merupakan pilar ke-empat demokrasi? Artinya keberadaan wartawan itu sendiri dilindungi secara konstitusi untuk mengawal pesta rakyat ini agar berjalan dengan baik,” terang dia.
“Kalau dengan wartawan saja begitu bagaimana dengan rakyat? Apalagi dia belum jadi, masih butuh suara masyarakat,” sesalnya.
Sebagai Tokoh Adat, Suntan Junjungan Makhga mengingatkan Aries Sandi Dharma Putra memegang teguh falsafah masyarakat Pesawaran yang mengedepankan sopan santun, karena Pesawaran merupakan daerah yang kental dengan adat istiadat dan mengutamakan adab dalam berinteraksi.
“Jadi harus santun, karena Pesawaran ini kulturnya seperti itu, kedepankan sifat sama rata, hormat menghormati, piil pesenggikhi dan lain sebagainya,” ucap dia.
Untuk diketahui, dilansir dari pemberitaan Lampung Pro tentang bakal calon Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra bersikap arogan terhadap wartawan yang meliput tahapan proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Lampung.
Sikap arogan tersebut, ditunjukkan Aries Sandi Darma Putra usai menjalani tes pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Molek (RSUDAM) Lampung pada Sabtu (31/08/2024).
Dari pantauan, Aries Sandi Darma Putra terpantau keluar dari ruang pemeriksaan kesehatan di RSUDAM Lampung sekitar pukul 10.50 WIB.
Kemudian para wartawan mencoba mendekati Aries Sandi Darma Putra, untuk menanyakan terkait pemeriksaan kesehatannya di RSUDAM Lampung.
Dalam proses pelaksanaannya sejak 28 Agustus 2024, para calon kepala daerah di Lampung setelah selesai tes kesehatan melakukan sesi wawancara atau jumpa pers. Pihak panitia dari RSUDAM Lampung juga turut memfasilitasi sesi tersebut.
Namun ketika Aries Sandi Darma Putra ditemui para wartawan, ia malah melontarkan kata-kata arogan kepada jurnalis.
“Saya lagi istirahat mau merokok, tidak ada etika tidak tahu aturan wartawan ini,” kata Aries Sandi kepada para jurnalis yang coba mendekatinya.
Sejumlah wartawan kemudian kecewa dengan sikap dari Aries Sandi tersebut, padahal ia langsung berbincang santai dengan rekan-rekanya.
Bahkan Aries Sandi menyebut telah membawa wartawan dari Pesawaran saat berbincang tersebut. “Ini wartawan-wartawan saya dari Pesawaran,” sebut Aries Sandi. (*)






