Aipda Saihun, Polisi Bandar Lampung yang Jadi Guru Ngaji untuk 30 Anak Setiap Malam

BANDAR LAMPUNG – (PeNa), Di balik tugas menjaga kamtibmas, Aipda Saihun tetap meluangkan waktu mengajar ngaji anak-anak di Masjid Tawakal Rahayu, Sukabumi Indah, Bandar Lampung.

Dengan penuh kesabaran, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Betung Selatan ini membimbing 30 anak belajar membaca Al-Qur’an dan hafalan doa-doa sehari-hari selepas Magrib.

Bacaan Lainnya

Aipda Saihun mengatakan kegiatan ini telah dilakukannya sejak berpangkat Bharada, berbekal ilmu yang ia dapat semasa belajar di pondok pesantren.

“Selepas lulus pesantren, saya bercita-cita jadi guru ngaji. Saat jadi Bharada, saya mulai mengajar anak-anak,” ujar Saihun dengan senyum hangat.

Kini, sudah ada sekitar 30 murid yang rata-rata tinggal di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Kegiatan ngaji ini rutin dilakukan setiap malam selepas Magrib.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada 30 anak yang belajar. Mereka antusias setiap malam, sampai ditutup dengan sholat Isya berjamaah,” kata Saihun.

Uniknya, aktivitas ini dilakukan secara sukarela tanpa bayaran. Bagi Saihun, mengajar ngaji merupakan wujud pengabdian dan amal jariyah untuk masyarakat.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengapresiasi dedikasi Aipda Saihun yang turut berkontribusi dalam pendidikan agama generasi muda di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar tugas polisi, tetapi juga ibadah. Ini memberi dampak positif dalam membina generasi muda,” kata Kombes Pol Alfret.

Keteladanan Aipda Saihun membuktikan bahwa di balik seragam polisi, ada hati yang tulus mengabdi. Ia mendidik anak-anak agar tumbuh cerdas dan berakhlak mulia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *