P E S A W A R A N -(PeNa), Lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran periode 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin di Gedung KPU RI Jakarta, Kamis (21/11/2024) malam.
Pelantikan dilangsungkan bersamaan dengan 70 komisioner KPU kabupaten/kota lainnya yang ada di Provinsi Lampung. Lima komisioner yang dimaksud adalah Dede Fadilah, Evan Sefdiyansyah, Ferli Niti Yudha, Fery Ikhsan, dan Ryan Arnando.
“Dilantik berdasarkan Surat Keputusan Nomor 120/SDM.02.6-PU/2024 yang ditandatangani pada 20 Oktober 2024, dan semalam pelantikannya oleh Ketua KPU RI,” kata Sepriyantoni, Jum’at (22/11/2024).
Diterangkan, usai pelantikan kemudian kelima komisioner baru langsung menggelar sidang pleno perdana untuk menentukan ketua dan pembagian tugas.
“Hasilnya, Fery Ikhsan terpilih sebagai Ketua KPU Kabupaten Pesawaran, dan Fery sebelumnya pernah menjabat sebagai salah satu komisioner di Bawaslu,” ucapnya.
Komisioner tersebut nantinya harus siap dan mampu menghadapi tantangan berat mengingat waktu pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 tinggal beberapa hari lagi.
“Tugas pertama yang menanti jajaran komisioner baru ini adalah menyukseskan Pilkada Serentak 2024, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024,” tutur dia.
Kemudian, kedepan hanya dalam waktu kurang dari seminggu KPU Pesawaran harus merampungkan persiapan teknis dan administratif. Diantaranya adalah soal distribusi logistik, finalisasi daftar pemilih dan koordinasi dengan penyelenggara pada tingkat provinsi maupun kecamatan.
“Kami berkeyakinan, para komisioner yang baru sudah siap menjalankan tugas tugasnya. Karena memang ada beberapa yang telah memiliki pengalaman sebagai penyelenggara pemilu sebelumnya,” tegas dia.
Berikut daftar lengkap Komisioner KPU kabupaten/kota Provinsi Lampung yang telah dilantik oleh Ketua KPU RI di Gedung KPU RI Jakarta semalam.
1. KPU Kabupaten Lampung Barat
– Cahya Rinaldi Wijaya
– Doni Risadi
– Noni Nur Fitriana
– Yan Barusal
– Yoga Fahlepi
2. KPU Kabupaten Lampung Selatan
– Insurasta R.Z.
– Anwar Haqiqi
– Lilik Mawati
– Ama Guntara
– Rival Arian
3. KPU Kabupaten Lampung Tengah
– Achmad Paksi Firdaus
– Gunarto
– Samsudin Tohir
– Siti Marfuah Darojati
– Valentin Resti Irawati Br. Manjuntak
4. KPU Kabupaten Lampung Timur
– Dedi Maryanto
– M. Wahid Setio Budi
– Muhamad Iqbal
– Nurdin
– Ryantito Jefry Adhitama
5. KPU Kabupaten Lampung Utara
– Anthon Ferdiansyah
– Ardiansyah
– Arieska Selvianita
– Jaka Pramana
– Marwan Affandi
6. KPU Kabupaten Mesuji
– Agus Sunanto
– Nuti Mistiani
– Samingan
– Selvi Yuliyanti
– Sururi Abdillah
7. KPU Kabupaten Pesawaran
– Dede Fadilah
– Evan Sefdiyansyah
– Ferli Niti Yudha
– Fery Ikhsan
– Ryan Arnando
8. KPU Kabupaten Pesisir Barat
– Agusman
– Erwan Andri Yusta
– Irwansyah
– Marten Efendi
– Miftah Farid
9. KPU Kabupaten Pringsewu
– Aqmal Fanani Niki Kapindo
– Dewi Eliyasari
– Eko Winarno
– Sulaiman
– Wendy Aprianto
10. KPU Kabupaten Tanggamus
– Ahmad Bahri
– Burnawan M. Rusdi
– Habibi
– Yoga Aprizal
– Za’imna
11. KPU Kabupaten Tulang Bawang
– Muhammad Sobirin
– Muhammad Anggian
– Perwira
– Sari Widyastuti
– Trovan Pratama
12. KPU Kabupaten Tulang Bawang Barat
– Ahmad Haidir Ali
– Dio Agustian
– Fahmi Firmansyah
– Midiyan
– Sukirman Hadi
13. KPU Kabupaten Way Kanan
– Hairul Pasya
– I Gede Klipz Darmaja
– Ibnumuslim
– Nufi M. Yusuf
– Tri Sudarto
14. KPU Kota Bandar Lampung
– Arie Oktara
– Een Riansah
– Rahmat Junaedi
– Robi’ul
– Sulastri
15. KPU Kota Metro
– Anton Galuh Susanto
– Erwin Agus Fadli
– Erzal Syahreza Aswir
– Firman Arafat
– Rinaldi Adiyatama.
Menanggapinya, Erland Syofandi salah satu Tokoh Adat Lampung Bumi Andan Jejama dengan Gelar Suttan Penatih mengatakan bahwa kepada para Komisioner KPU Kabupaten Pesawaran yang baru dilantik diharapkan bisa langsung menyesuaikan dan bersikap adil dan jujur dalam bertugas kedepan.
“Dipenghujung, artinya tinggal beberapa hari lagi dilakukan pencoblosan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati, komisioner yang baru dilantik harus langsung berhadapan dengan persoalan yang tertunda oleh sebelumnya. Nah, kami berharap mereka bisa adil dan jujur, jangan berpihak pada salah satu kontestan,” kata dia.
Lima komisioner yang telah dilantik tidak satupun dapat mewakili aspirasi perempuan seperti yang tertulis pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Seperti yang tertuang dalam Pasal 245 Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang berbunyi daftar bakal calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243 memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30% (tiga puluh persen),” tegas Datuk, panggilan sehari-hari Suttan Penatih.
oleh: Sapto firmansis






