Arinal Boneka Nyonya Lee?

BANDARLAMPUNG-Dugaan adanya dukungan perusahaan gula terbesar di Asia Tenggara Sugar Grup Company (SGC) untuk calon Gubernur Arinal Djunaidi akhirnya terbukti dengan beredarnya screeshoot dalam grup WhatApss tim pemenangan Arinal tentang Surat Keputusan (SK) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenai penentapan mantan Sekdaprov itu sebagai Cagub pada Pilgub 2018 mendatang.

Akademisi Universitas Lampung Dr (cand) Yusdianto Alam menjelaskan, calon kepala daerah yang dibackingi koorporasi dapat merusak demokrasi karena calon tersebut dibiayai oleh koorporasi maka segala sikap, arah dan kebijakan yang diambil setelah terpilih akan berpihak pada kepentingan koorporasi.

“Calon yang dibackingi korporasi itu merusak demokrasi, karena jelas pemimpin itu bukan terlahir dari kemauan rakyat tapi kemauan perusahaan sehingga ia menjadi wakil perusahaan. Ini akan berdampak pada kebijakan yang akan diambil dan tentu berpihak kepada perusahaan dan menjaga kepentingan perusahaan,” ujar Kandidat Doktor itu.

Terkait sebagai penjaga kepentingan perusahaan, ia menyebutnya dengan istilah yang kerap dipakai untuk hewan penjaga. “sebagai penjaga perusahaan ya gak jauh-jauh seperti anjing herder” ucapnya.

Disisi lain, terkait postingan surat yang identic dengan SK Rekomendasi Calon Gubernur yang diusung Partai Kebangkitan Bangsak (PKB), tertulis nama Ir Arinal Djunaidi.

Dikonfirmasi Politisi PKB Noverisman Subing mengaku belum tahu surat rekomendasi tersebut. Menurutnya, terkait SK merupakan kewenangan DPP dan sampai saat ini DPW belum mengetahui apalagi dipanggil ke DPP terkait SK Cagub yang diusung PKB.

“saya belum tahu SK nya jadi belum tahu siapa yang direkomendasikan DPP, yang jelas ini kan kewenangan DPP sehingga siapapun orang yang diusung DPP itu harus kita amankan selaku kader partai,” papar dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *