P E S A W A R A N – (PeNa), Kepada seluruh masyarakat, jadikan budaya sebagai Marwah dari setiap perilaku kehidupan. Khususnya bagi diri masyarakat Kecamatan Punduh Pedada kapan dan dimana pun berada.
Hal tersebut dikemukakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada Festival Budaya Kecamatan Punduh Pedada di Lapangan Sepuluh November Desa Bangun Rejo Kecamatan Punduh Pidada,Rabu (17/01/2024).

“Melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan budaya sebagai marwah dari setiap perilaku kehidupan, khususnya bagi diri masyarakat Kecamatan Punduh Pedada, kapan dan dimanapun berada,” kata dia.
Dengan demikian, lanjutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan bagi kita semua maupun sebagai aktualisasi adat budaya dalam sebuah pertunjukan, namun juga melambangkan bahwa Pesawaran adalah tempat yang nyaman, indah dan bersahabat bagi semua orang.
“Oleh karena itu, saya berharap bahwa tujuan dari penyelenggaraan Festival ini dapat menjadi perhatian dan tanggungjawab kita semua. Bukan hanya oleh pemerintah daerah maupun panitia penyelenggara, melainkan oleh para seniman/budayawan, pemerhati, pelaku wisata dan masyarakat Pesawaran pada umumnya,” ucapnya.
“Sehingga Festival Budaya Punduh Pedada ini benar-benar menjadi milik masyarakat dan berdampak positif bagi kemajuan daerah dalam wujud peningkatan kunjungan wisatawan dan peningkatan investasi pariwisata di Kabupaten Pesawaran,” paparnya.
Ia juga meminta agar masyarakat terus berkreasi dan berupaya menggapai prestasi puncak untuk kemajuan seni, budaya dan pariwisata di Kabupaten Pesawaran.
“Seperti kita saksikan, bahwa Festival Budaya Punduh Pedada ini tidak saja meriah, namun juga khas dan menarik yang menampilkan kreativitas masyarakat dan inovasi para pencinta seni dan budaya,” ujar dia.
Inovasi seni dan budaya yang dimaksud seperti halnya pawai budaya, pagelaran tari, Rudat Lampung, Wayak,Redap, Lagu klasik Lampung hingga tari kuda lumping yang menampilkan banyak peserta ini tentunya akan menjadi salah satu magnet bagi masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung.
“Atas semua itu kita patut bersyukur sekaligus bangga karena Kabupaten Pesawaran memperoleh Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Tahun 2023 dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset Dan Teknologi yakni, Tari Rudat Lampung,” tutur dia.
“Oleh karenanya, melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dan APDESI Kecamatan
Punduh Pedada, panitia penyelenggara, para seniman dan budayawan, serta kepada segenap masyarakat Punduh Pedada atas terselenggaranya Festival Budaya Punduh Pedada yang meriah dan penuh makna ini,” kata dia.
Festival Punduh Pedada tersebut digelar dengan tema “Merajut Kebhinekaan Dalam Bingkai Persatuan Di Bumi Andan Jajama”.
“Semoga ikhtiar dalam melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya ini menjadi wujud partisipasi dan wujud kebersamaan guna membangun masyarakat Pesawaran yang hebat dan bermartabat melalui bidang seni, budaya dan pariwisata,” ucapnya.
Ia juga berharap agar Festival Budaya Punduh Pedada ini dapat memotivasi segenap masyarakat khususnya para seniman, budayawan, pemerhati, dan organisasi-organisasi kesenian untuk terus dan terus mengembangkan kreasi dan inovasi sekaligus mengaktualisasikan diri melalui aktivitas dan prestasi seni.
“Festival ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pelestarian budaya daerah yang berperan penting dalam memperkokoh jati diri bangsa, khususnya jati diri masyarakat Pesawaran agar tidak tergerus oleh derasnya arus globalisasi dan modernisasi,” tegas dia.
Menanggapinya, Murid salah satu warga setempat mengaku bangga kepada pemerintah daerah yang terus mendorong kreatifitas seni dan budaya ditengah pembangunan Bumi Andan Jejama.
“Tentu sangat bangga kepada Pemda khususnya Pak Bupati, karena dia sangat konsen dan terus memotivasi pelaku seni dan budaya agar terus dilestarikan bersamaan pembangunan daerahnya,” kata dia.
Oleh: Sapto firmansis






