Bupati Pesawaran Serahkan Santunan BAZNAS Pada Semester II

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Bupati Dendi Ramadhona menyerahkan santunan dhuafa semester II tahap I Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran di Saung D’Junjungan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (17/08/2022).

Santunan sebesar Rp. 1.511.925.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Sebelas Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Ribu) diberikan dalam bentuk program Beras Sedekah (Berkah) kepada 3000 mustahiq, Benah Rumah (Benar) 1 mustahiq , Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) 70 mustahiq, Alkes kepada 3 mustahiq dan 50 Anak Yatim-piatu serta 30 dhuafa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid mengatakan bahwa kegiatan dilangsungkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia dengan pemeberian secara simbolis yang dilanjutkan dengan pemberian santunan di 11 kecamatan Bumi Andan Jejama.

“Santunan ini merupakan kegiatan semester satu tahun 2022 dan setelah seremoni yang diberikan oleh Pak Bupati Dendi Ramadhona, kemudian nanti akan dilanjutkan oleh Tim BAZNAS guna menyalurkan disebelas kecamatan, ” kata dia.

Diterangkan, kegiatan ini juga dikemukakan guna menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang program BAZNAS Kabupaten Pesawaran tentang apa saja yang telah dikerjakan dan yang akan dikerjakan kedepan.

“Terlaksananya program BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkannya kepada para mustahiq adalah berkat kerja keras seluruh pengurus dan bimbingan serta arahan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang secara masif melakukan pembinaan, ” terang dia.

Dijelaskan, dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) pada tahun 2022 ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan penghimpunan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) sebesar Rp6 Milyar.

“Dalam realisasinya sampai dengan 30 Juni semester I, kita berhasil mencapai 51,03% dengan nominal Rp3 miliyar dan telah disalurkan kepada 18 ribu mustahiq diantaranya untuk BERKAT, Bapa Siji, Berkah, bea siswa sarjana, dan bantuan kesahatan,” jelas dia.

Kemudian, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain juga mengatakan bahwa ada beberapa program yang dicanangkan oleh BAZNAS RI, salah satunya dalam program pendidikan.

“Jadi nanti dari BAZNAS pusat ada program pendidikan, yang mana mereka akan memberikan bantuan untuk anak-anak yang ingin kuliah namun terkendala dengan biaya, jadi nanti BAZNAS kabupaten kota mendata anak-anak yang ingin berkeliaran namun tidak ada biaya,” kata dia.

Selain pendidikan, lanjutnya, ada juga program dari pusat untuk kemanusian, yang mana BAZNAS kabupaten kota diharuskan membuat Badan Penanggulangan Bencana (BPB), untuk membantu masyarakat yang di daerahnya terjadi bencana.

“Provinsi Lampung memang menjadi daerah yang rawan bencana, dengan adanya BPB BAZNAS ini dapat mempercepat pemberian bantuan kepada masyarakat apabila terjadi bencana alam,” ucap dia.

Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, tidak terlepas dari para pegawai ASN dan pemerintah desa yang membayarkan Zakat melalui BAZNAS.

“Sebagai orang yang mencari nafkah di Bumi Andan Jejama, seluruh pegawai wajib hukumnya membantu masyarakat Pesawaran yang sedang kesusahan, salah satunya dengan membayar zakat melalui BAZNAS,” kata dia.

“Kalau kita membayar zakat melalui BAZNAS, nantinya mereka akan menyalurkan kepada masyarakat-masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan, setelah melalui beberapa seleksi,” imbuhnya.

 

Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.