PESAWARAN-(PeNa), Dahulu sebelum jalan dicor, orang berpikir kalau untuk pergi ke daerah Punduh Pidada, waktu tempuh yang lama kemudian shock sepeda motor dan mobil bisa rusak. Sekarang, alkhamdulillah jalan sudah bagus.
Demikian diungkapkan Calon Bupati Pesawaran nomor 2 Dendi Ramadhona pada gelaran Rapat konsolidasi internal partai politik (parpol) pengusung di Desa Bawang, Kecamatan Punduh Pedada, Jum’at (09/10/2020).
“Mobilitas masyarakat lancar, maka perekonomian juga ikut tumbuh. Dahulu sebelum dicor jalan, orang berpikir untuk pergi ke Punduh Pedada, waktu tempuh yang lama, kemudian shock motor dan mobil bisa rusak,” kata dia.
Kedepan, Dendi Ramadhona jika kembali memimpin Kabupaten Pesawaran menargetkan bahwa untuk pembangunan jalan poros akan dipakai sistem cor beton atau rigid beton karena mempunyai ketahanan lebih baik dan lebih awet ketimbang jalan aspal.
“Jalan cor memang lebih mahal tiga kali lipat dalam anggarannya, tetapi hasilnya lebih bagus karena lebih awet bila dibandingkan jalan aspal,” tutur dia.
Dendi juga mencontohkan pembangunan jalan poros di Kecamatan Punduh Pedada. Selain bertahan lama, jalan rigid tersebut berdampak terhadap mobilitas masyarakat.
“Mudah-mudah apabila saya diberikan amanah untuk periode selanjutnya, saya bersama anggota Dewan akan priortiaskan bangun jalan dengan media cor untuk setiap jalan poros,” ujar dia.
Dendi mengakui pembangunan jalan rigid lebih diperuntukkan jalan tol. Namun, ia tidak mempermasalahkan hal itu.
“Jalan cor ini kualitasnya sama dengan jalan tol, lebih mahal tidak apa asalkan lebih lama dan tidak mudah rusak,” tegas dia.
Kegiatan Rapat konsolidasi internal partai politik (parpol) pengusung di Desa Bawang tersebut dilangsungkan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19. Diantaranya,mengenakan masker, pemeriksaan suhu badan, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir serta jaga jarak.
Oleh: Sapto firmansis






